Investor terlihat mengesampingkan beberapa data yang dinilai negatif seperti penurunan penjualan rumah dan penurunan indeks US Consumer confidence,
Sementara dai bursa saham dalam negeri, aksi perburuan saham-saham jelang tutup tahun masih teurs terjadi, terutama pada saham-saham lapis dan tiga. Jampir pasar kemarin diwarnai oleh pergerakan saham-saham lapis dua dan tiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini telah membuat IHSG nyaris menembus level 3.700. Meski banyak kalangan menilai window dressing tidak akan terjadi di penutupan perdagangan akhir tahun ini dikarenakan saham-saham telah menguat banyak, namun masih dimungkinkan investor akan terus memburu saham-saham pilihan sehingga IHSG kembali naik malampaui level 3.700.
Pada perdagangan Kamis, diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.644-3.671 dan resistance 3.715-2731. Candle telah terbentuk dengan shooting star yang mengindikasikan masih kuatnya kekuatan daya beli untuk mengangkat harga, namun daya jual mulai menahan penguatan ini. Pergerakan serupa juga terjadi pada perdagangan di awal November dan Desember dimana masih dimungkinkan untuk terus mengalami kenaikan.
Apalagi di hari terakhir, rasanya tidak mungkin tidak terjadi kenaikan. MACD terlihat bersinggungan membentuk golden cross dengan histrogram negatif yang semakin tipis. RSI, William'sR dan Stochastic masih bergerak perlahan meninggalkan area oversold.
(qom/qom)











































