Jakarta - IHSG kemarin benar-benar terkapar dimana melemah sepanjang sesi perdagangan. Pelemahan ini bahkan lebih dalam dibandingkan pelemahan dalam pada 30/10/10 sehingga membawa posisi IHSG mundur jauh ke belakang, tepatnya hampir menyamapi level pada akhir September 2010.
IHSG turun sebanyak 152,904 poin (4,21%) ke level 3.478,55. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp 1,63 miliar dengan total pembelian asing Rp 2,66 triliun dan penjalan asing mencapai Rp 4,29 triliun.
Pada perdagangan Selasa (11/1), diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.338-3.408 dan resistance 3.509-3.701. Candle membentuk three black crows pada tren yang sedang menurun. Pada candle ini umumnya mengindikasikan masih kuatnya tekanan daya jual untuk menekan harga dan upaya daya beli untuk menaikkan harga tertutupi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MACD terlihat membentuk dead cross dengan histrogram mulai negatif. RSI, William's %R dan stochastic masih meninggalkan area overbought. Kemungkinan IHSG masih akan bergerak melemah hingga area oversold tersentuh kecuali bila candle membentuk doji star yang mengindikasikan mulai adanya reversal. Penurunan ini bisa dimanfatkan untuk mulai mencicil akumulasi saham agar ketika rebound tidak tertinggal momentumnya.
(qom/qom)