Sektor pertambangan mencatatkan kenaikan yang terbesar +1.82% di ikuti sektor properti +1.32%, sedangkan sektor industri konsumsi mencatatkan penurunan terbesar -1,42% di ikuti oleh sektor manufaktur -0,79%.
Investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp. 30 miliar dengan pembelian saham terbesar pada saham LPKR, ADRO, CNKO, BDMN, TLKM, BLTA, APLN, BBNI, MLPL dan INCO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan mengikuti positifnya bursa wallstreet dan bursa regional. Indeks mencoba menembus level 3555 yang selanjutnya menuju level 3592. Bila gagal indeks akan bertahan di level 3490.
Saham pertambangan dan perdagangan berada di area uptrend channel. Saham-saham yang berada di atas MA-200 diantaranya saham PGAS, ANTM, TINS, BBNI, BBRI, JSMR, ADHI, WIKA, AALI, BWPT, SGRO, BUMI, INCO, UNTR, ADRO, BYAN, INDY, INDF, INCI, SMDM, IDKM, BNBR, ADRO, DOID, CMNP, MPPA dan INTA. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3490 hingga 3590.
(ang/ang)











































