Millenium Danatama Sekuritas: IHSG Sudah Oversold

Millenium Danatama Sekuritas: IHSG Sudah Oversold

Millenium Danatama Sekuritas - detikFinance
Selasa, 25 Jan 2011 09:20 WIB
Jakarta - Pada Awal perdagangan minggu ini, Senin (24/01) IHSG kembali melanjutkan penurunannya, indeks ditutup melemah 33,482 poin (-0,99%) ke level 3346,061. Investor asing pun masih terus melakukan tekanan jual dengan mencatatkan net sel sebesar Rp 249 miliar.

Hingga saat ini belum ada sentimen positif yang mampu menggairahkan pasar, IHSG yang sempat bertengger di zona positif pada menit-menit awal tidak mampu mempertahankan posisinya. Tidak ada satu sektorpun yang mencatatkan kenaikan.

Meskipun demikian tampak 3 saham perbankan yang termasuk dalam LQ45 berhasil mencatatkan kenaikan yaitu saham BBTN, BBNI dan BBRI terlihat investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 48,2 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Senin (24-01-2011) indeks Dow Jones ditutup menguat 108,68 point (+0,92%) ke level 11980,52. Hal yang sama juga dialami indeks Nasdaq dan S&P 500, dimana masing-masing ditutup menguat 28,01 point (+1,04%) dan 7,49 point (+0,58%) ke level 2717,55 dan 1290,84.

Sektor teknologi merupakan salah satu sektor yang mengalami kenaikan paling banyak yaitu sebesar 1,6% dan membantu penguatan indeks Nasdaq sebesar 1,04%. Hal ini disebabkan kenaikan saham NVIDIA, Microsoft dan Cisco dimana masing-masing ditutup menguat $2.51, $0.36 dan $0.44. IBM ditutup menguat $4.13 ke level 159,63 dan membantu penguatan indeks Dow Jones.

IHSG dalam posisi oversold diperkirakan akan terkena hembusan angin positif bursa global dan regional. Indeks akan bergerak ke level resistant 3360 yang selanjutnya menuju level 3410. Hampir semua sector saham dalam posisi oversold. Sektor agribisnis yang oversold seperti saham AALI, LSIP, SGRO, BWPT dan BISI.

Sektor pertambangan seperti saham PTBA, ANTM, TINS, ITMG, ADRO, BYAN dan INDY. Selanjutnya sector konsumsi seperti saham UNVR, ICBP dan GGRM. Beberapa saham lain dalam posisi oversold diantaranya saham ISAT, PGAS, SMGR, BMRI, BBCA, BJBR, JSMR, ADHI, WIKA, UNTR, INTP, INKP, BRPT, HEXA dan DOID.Indeks dierkirakan bergerak ke kisaran 3313 hingga 3452.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads