Millenium Danatama Sekuritas: Tren Penurunan Berlanjut

Millenium Danatama Sekuritas: Tren Penurunan Berlanjut

Millenium Danatama Sekuritas - detikFinance
Rabu, 09 Feb 2011 09:18 WIB
Jakarta - IHSG kembali terpuruk pada perdagangan Selasa kemarin (08/02), turun 27,774 poin (-0.80%) ke 3459,933. Di awal perdagangan indeks sempat bermain di area positif, namun setelah 1 jam pertama perdagangan indeks mulai terperosok di zona negatif dan tidak mampu bangkit hingga akhir sesi. Tidak satupun sektor membukukan kenaikan, sektor yang mengalami penurunan terbesar adalah sektor aneka industri (-1,38%) diikuti sektor barang konsumsi (-1,32%). BMRI menjadi saham yang paling besar transaksinya setelah investor asing mencatatkan net buy hampir senilai Rp 230 miliar untuk pembelian saham ini.

Pada perdagangan Selasa (08/02) indeks Dow Jones kembali ditutup menguat 71,52 poin (+0,59%) ke level 12.233,15. Penguatan indeks Dow tersebut merupakan kelanjutan penguatan relinya selama tujuh hari berturut-turut. Hal yang sama juga dialami indeks Nasdaq dan S&P 500 dimana masing-masing ditutup menguat 13,06 poin (+0,47%) dan 5,52 poin (+0,42%) ke level 2.797,05 dan 1.324,57. Naiknya penjualan McDonald’s pada bulan Januari sebesar 5,3% membuat sahamnya menguat signifikan dibandingkan dengan saham blue chips yang lain sekaligus membantu penguatan indeks. Sementara pagi ini bursa regional bergerak mixed seperti indeks Nikkei naik sedangkan St. Times turun.

IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan cenderung melemah. Indeks kini dalam posisi tren turun dan indicator Stochastic menunjukkan pembalikan arah ke bawah. Bila hal ini berlanjut indeks berpotensi turun hingga ke level 3385 dan selanjutnya ke level 3346. Sektor keuangan, aneka industri dan perdagangan masih dalam posisi tren naik. Beberapa saham yang masih dalam posisi tren naik diantaranya TLKM, ISAT, TINS, BBNI, BMRI, BBCA, BDMN, BBTN, BNGA, INCO, MEDC, BYAN, INDF, ASII, INTP dan HEXA. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3434 hingga 3481.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads