Lelang surat utang negara yang berlangsung seiring dengan sesi pertama perdagangan hari kemarin, berhasil meraup dana Rp 5,5 triliun. Selain itu penerbitan sukuk ritel SR-003 tahun 2011 dengan bunga sekitar 8,15% per tahun diprediksikan akan menghimpun dana sekitar Rp 8 triliun untuk pemerintah.
Maraknya instrumen surat utang tersebut menjadikan pasar saham masih dalam tekanan, investor lebih memilih imbal hasil yang pasti dalam situasi perekonomian dan politik yang memanas akhir-akhir ini. Sektor yang menjadi pendorong penurunan IHSG pada perdagangan selasa kemarin yaitu sektor industri dasar dan sektor consumer, dimana masing-masing sektor mengalami penurunan sebesar 1.37% dan 1.32%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh sektor mengalami penurunan pada perdagangan kemarin. Lelang surat utang negara dan penerbitan sukuk ritel membuat pasar saham masih dalam tekanan. Penguatan rupiah terhadap dollar AS dalam beberapa hari terakhir belum berdampak pada penguatan IHSG. Support I dan II berada pada level 3.455 dan 3.434 sedangkan resistance I dan II berada pada level 3.473 dan 3.500.
(ang/ang)











































