Millenium Danatama: IHSG Cenderung Melemah

Millenium Danatama: IHSG Cenderung Melemah

Millenium Danatama Sekuritas - detikFinance
Rabu, 23 Mar 2011 09:48 WIB
Millenium Danatama: IHSG Cenderung Melemah
Jakarta - Sentimen positif bursa regional dan bursa global tidak mampu menggerakkan IHSG pada perdagangan Selasa (22/03), indeks ditutup turun tipis 1,125 (-0,03%) di level 3517,721. Indeks cenderung tertekan selama sesi perdagangan sebelum akhirnya kembali naik dari level terendahnya di 3499. Sektor pertambangan, infrastruktur, konstruksi, pertanian dan aneka industri berada di zona negatif sedangkan sektor Industri dasar, barang konsumsi, keuangan dan perdagangan berada di zona positif. Saham PGAS (+1,33%) menjadi saham yang paling banyak diburu investor asing, dengan catatan net buy sebesar 27,6 juta lembar saham sedangkan KPIG (-8,47%) dilepas investor asing sebanyak 148,4 juta lembar saham.

Pada perdagangan Selasa (22/03) indeks Dow Jones ditutup melemah 17,90 poin (-0,15%) ke level 12.018,63. Hal yang sama juga dialami indeks Nasdaq dan S&P 500 dimana masing-masing ditutup melemah 8,22 poin (-0,31%) dan 4,61 poin (-0,36%) ke level 2.683,87 dan 1.293,77. Krisis yang terjadi di Libya dan kekhawatiran terhadap fasilitas nuklir di Jepang masih membayangi market yang akhirnya menyebabkan indeks ditutup melemah. Selain itu, kurangnya minat dari investor untuk membeli saham juga menjadi salah satu faktor melemahnya indeks. Secara teknikal indeks Dow dalam posisi tren turun dan akan menguji level support 11984. Bila berbalik arah berhasil menembus level 12039 maka indeks Dow dalam posisi tren naik.

IHSG pada pada perdagangan hari ini diperkirakan cenderung melemah dengan menguji level 3494. Bila gagal maka indeks kembali mencoba bertahan di level 3465. Seiring indikator Stochastic yang membentuk pola golden cross maka indeks juga berpeluang menguat dengan menguji level 3537 agar bisa ke level 3563. Saham sektor properti, agrikultur, industri dasar, konsumsi, keuangan dan aneka industri masih dalam posisi tren naik. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3480 hingga 3540.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads