Pada perdagangan Selasa (22/03) indeks Dow Jones ditutup melemah 17,90 poin (-0,15%) ke level 12.018,63. Hal yang sama juga dialami indeks Nasdaq dan S&P 500 dimana masing-masing ditutup melemah 8,22 poin (-0,31%) dan 4,61 poin (-0,36%) ke level 2.683,87 dan 1.293,77. Krisis yang terjadi di Libya dan kekhawatiran terhadap fasilitas nuklir di Jepang masih membayangi market yang akhirnya menyebabkan indeks ditutup melemah. Selain itu, kurangnya minat dari investor untuk membeli saham juga menjadi salah satu faktor melemahnya indeks. Secara teknikal indeks Dow dalam posisi tren turun dan akan menguji level support 11984. Bila berbalik arah berhasil menembus level 12039 maka indeks Dow dalam posisi tren naik.
IHSG pada pada perdagangan hari ini diperkirakan cenderung melemah dengan menguji level 3494. Bila gagal maka indeks kembali mencoba bertahan di level 3465. Seiring indikator Stochastic yang membentuk pola golden cross maka indeks juga berpeluang menguat dengan menguji level 3537 agar bisa ke level 3563. Saham sektor properti, agrikultur, industri dasar, konsumsi, keuangan dan aneka industri masih dalam posisi tren naik. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3480 hingga 3540.
(ang/ang)











































