Millenium Danatama Sekuritas: Ruang Gerak IHSG Sempit

Millenium Danatama Sekuritas: Ruang Gerak IHSG Sempit

Millenium Danatama Sekuritas - detikFinance
Rabu, 30 Mar 2011 09:14 WIB
Millenium Danatama Sekuritas: Ruang Gerak IHSG Sempit
Jakarta - Setelah dibuka 18 poin dibawah penutupan perdagangan sebelumnya IHSG terus tertekan dan tidak pernah menyentuh zona positif hingga akhir perdagangan, indeks akhirnya ditutup sedikit diatas nilai pembukaannya di 3591 (-11,344 poin;-0,31%). Kekhawatiran parahnya radiasi nuklir di Jepang tidak hanya melanda bursa Indonesia, tetapi juga di hampir sebagian besar bursa regional dan global. Namun demikian jumlah saham yang mengalami kenaikan, 106 saham , masih lebih banyak dari pada yang mengalami penurunan, 92 saham. Lima sektor tercatat mengalami kenaikan dibandingkan dengan empat sektor yang mengalami penurunan. Penurunan terparah dialami sektor aneka industri (-3,14%) yang dipicu oleh turunnya harga saham ASII (-3,87%) Rp 2200 ke Rp 54700.

Pada perdagangan Selasa (29/03) indeks Dow Jones ditutup menguat 81,13 poin (+0,67%) ke level 12.279,01. Hal yang sama juga dialami indeks Nasdaq dan S&P 500 dimana masing-masing ditutup menguat 26,21 poin (+0,96%) dan 9,25 poin (+0,71%) ke level 2.756,89 dan 1.319,44. Investor mengabaikan berita menurunnya peringkat investasi di Portugal dan Yunani yang menyebabkan menguatnya indeks. Selain itu, Telecom juga menghasilkan performa yang baik dengan membukukan kenaikan sebesar 1,5%.

IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak dalam kisaran sempit dengan kecenderungan menguat menguji level 3611. Indeks telah keluar dari posisi overbought dan kini mencoba bertahan di area beli dari MACD. Bila gagal maka indeks dalam jangka menengah bisa menuju level 3550 kemudian ke level 3510 karena Stochastic terlebih dahulu berpola dead cross. Saham sektor yang masih dalam posisi tren naik namun telah overbought yakni sektor konstruksi, agrikultur, industri daasar dan keuangan. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3578 hingga 3615.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads