Indeks sektoral saham mayoritas menguat dengan kenaikan pada indeks perkebunan yang naik 2,65% ke level 2.146,81; indeks aneka industri naik 2,57% ke level 990,21; indeks industri dasar naik 2,12% ke level 387,67; indeks manufaktur naik 1,91% ke level 830,84; indeks properti naik 1,69% ke level 192,77; indeks perdagangan naik 1,64% ke level 480,35; indeks infrastruktur naik 1,47% ke level 753,08; indeks konsumer naik 1,28% ke level 1.099,54; indeks keuangan naik 0,99% ke level 469,85; dan indeks pertambangan naik 0,51% ke level 3.171,46. Indeks MBX dan DBX menguat. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp 161,76 miliar dengan total pembelian asing Rp 1,39 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 1,23 triliun.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastatika Sentosa naik Rp 4.050 ke Rp 31.000; Multibreeder Adirama Indonesia naik Rp 2.450 ke Rp 17.950; Astra International (ASII) naik Rp 1.550 ke Rp 56.250; Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.050 ke Rp 42.700; Lion Metal Works naik Rp 950 ke level Rp 4.750; Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 450 ke Rp 13.950; SMART (SMAR) naik 350 ke level 5.250; Semen Gresik (SMGR) naik 350 ke Rp 9.100; dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik 350 ke Rp 9.100.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Volume perdagangan dan nilai total transaksi mengalami kenaikan. Investor asing mencatatkan nett buy namun, dengan penurunan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell . Penguatan juga dipicu ekspektasi rendahnya inflasi Maret. Pergerakan nilai tukar Rupiah melemah terhadap US$ yang ditutup di Rp 8.715 dibandingkan sebelumnya di Rp 8.710 per US$. Pelemahan dipicu oleh antisipasi investor domestik terhadap data inflasi Indonesia dan melemahnya Euro karena penurunan peringkat Portugal sehingga menguatka US$.
Bursa saham Asia Pasifik mayoritas menguat kecuali China, Bangladesh, dan Mongolia. Penguatan ini dipicu oleh kabar mulai beroperasinya kembali pabrikan di Jepang dan kinerja emiten China yang melampui estimasi. Adanya kabar dibukanya kembali pabrikan di Jepang setidaknya membawa angin segar bagi investor di tengah belum jelasnya penanganan krisis nuklir. Dimulai dari Nissan yang mulai memperbaiki operasinya dan diikuti oleh pabrikan lainnya. Mayoritas emiten di China membukukan kenaikan laba yang baik dengan pertumbuhan positif.
Bursa saham Eropa mayoritas menguat, kecuali Spanyol, Yunani, dan Polandia. Penguatan ini dipicu oleh ekspektasi investor terhadap data pekerja di AS. Meski terdapat kekhawatiran akan situasi Jepang namun, investor masih optimis bahwa Jepang mampu menyelesaikan krisis nuklirnya. Investor melihat pemulihan ekonomi lebih penting untuk pasar. Penguatan bursa juga ditopang pabrikan mobil Eropa Porsche yang menguat setelah akan menambah modal untuk ekspansi. Mata uang Euro diperdagangkan lebih rendah terhadap US$ setelah S&P memangkas rating kredit Portugal ke BBB- dan Yunani BB-. Investor Eropa mengharapkan kenaikan suku bunga
dari ECB yang kemungkinan juga akan dilakukan oleh The Fed. S&P memangkas rating utang Portugal karena dibutuhkan langkah penghematan anggaran dalam jumlah besar. Investor diperkirakan mengalihkan fokus dari sektor perbankan. Dikabarkan Spanyol akan merilis data inflasi Februari dan Portugal akan merilis data produksi industri dan angka perdagangan ritel untuk Februari.
Bursa kawasan AS mayoritas menguat kecuali Kolumbia. Penguatan dipicu oleh berita penambahan pekerja pada perusahaan pada Maret sehingga menambah optimisme akan pemulihan ekonomi. Perusahaan menambah 210 ribu jumlah pekerja di Maret. Selain itu, indeks bisnis meningkat menjadi 113 di Q1-11 sehingga mensinyalkan ekspansi perusahaan.
Pada perdagangan Kamis (30/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.574-3.607 dan resistance 3.658-3.675. Setelah candle membentuk menyerupai hammer mengkonfirmasi bahwa terbentuknya hammer ditengah tren penurunan yang terjadi mengindikasikan berkurangnya kekuatan daya jual untuk menekan pasar dan kekuatan daya beli mulai mendorong harga ke atas. Kemarin berkurangnya daya jual tersebut ditutupi oleh besarnya kekuatan daya beli hingga membentuk white marubozu yang mengindikasikan penguasaan pasar oleh kekuatan daya beli. MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang mulai naik. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali menyentuh area overbought dan mencoba menembusnya. Posisi ini membawa candle kembali menembus upper bollinger band . Semoga pengaruh positif dari perdagangan kemarin masih bisa dirasakan pada hari ini dan tidak dijadikan momen untuk profit taking karena telah masuk area overbought . Penguatan pada bursa saham AS dan Eropa diharapkan bisa berpengaruh positif bagi bursa saham regional, termasuk IHSG.
(qom/qom)











































