Indosurya Securities: Dimungkinkan Terjadi Profit Taking

Indosurya Securities: Dimungkinkan Terjadi Profit Taking

- detikFinance
Senin, 04 Apr 2011 07:21 WIB
Jakarta - IHSG masi bergerak di jalur hijau setelah BPS merisilis angka inflasi yang benar-benar tercatat deflasi. Bertepatan dengan akhir pekan, BPS merilis deflasi 0,32% sehingga menjadikan angka inflasi kumulatif Januari-Maret 2011 sebesar 0,7% dan inflasi year on year sebesar 6,65%. Penurunan angka inflasi terjadi karena adnaya penurunan harga bahan pangan dimana indeksnya turun 1,94%. Adanya rilis anka inflasi ini berhasil membawa IHSG kembali menembus 3.700.

Pada perdagangan Senin (4/4) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.620-3.650. Candle masih melanjutkan penguatannya dan terakhir membentuk white marubozu. Bila dilihat dan dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya, maka IHSG juga telah membentuk three white soldier dimana mengindikasikan besarnya kekuatan daya beli di pasar. Upper bollinger bands juga telah tersentuh sehinggga candle membutuhkan penyesuaian posisi. MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R dan Stochastic telah di atas area overbought. Pasar kemungkinan masih merespons positif angka deflasi dan juga ekspektasi pertumbuhan ekonomi. Namun melihat dari berkurangnya volume dan nilai transaksi serta indikator teknikal yang menunjukkan posisi sudah overbought, maka dimungkinkan pula terjadi aksi profit taking. Investor tetap waspada bila tanda-tanda ini mulai masuk ke bursa. Cermati saham RALS, ADRO, ITMG dan AKRA.

Ingin baca market research selengkapnya? Klik lampiran di bawah ini.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads