Minyak light sweet kembali diperdagangkan turun di harga $110.75 per barel di Nymex menyusul proyeksi bahwa persediaan minyak mentah AS diperkirakan meningkat.
Rupiah kemarin (3/5) diperdagangkan di harga Rp8,546 per dolar AS, sementara IHSG ditutup turun 35 point (-0.92%) ke level 3,813.87, mengabaikan berita positif dari dalam maupun luar negeri, menyusul aksi profit taking yang dilakukan oleh sejumlah investor lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG bergerak melemah dengan candlestick membentuk pola bearish engulfing yang mengindikasikan potensi bearish reversal.
Sementara dari pergerakan indikator terlihat stochastic telah membentuk death cross di area overbought dari RSI telah bergerak downtrend tidak mampu menembus area overbought.
Pada perdagangan hari ini (4/5), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,773-3,849 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. UNTR, INDY, dan BUMI.
News & Analysis
- ASII : 2Q11, Pendapatan Astra Diprediksi Turun
- BSDE : Kuartal I, Laba Bersih Melejit 97,2%
- MASA : Laba Bersih Kuartal I Tumbuh 20%
Economic & Strategy
- Commodity: Batubara China Tembus Level Tertinggi Sejak 2008
- Industry: Belanja Iklan Tumbuh 20%
Chart in Focus
- DOID (BoW)
- INDY (Trading Buy)
- BUMI (Spec Buy)
- UNTR (Spec Buy)
- AALI (SoS)
- TSPC (SoS).
(qom/qom)











































