OSO Securities: IHSG Sudah Jenuh Beli

OSO Securities: IHSG Sudah Jenuh Beli

OSO Securities - detikFinance
Senin, 16 Mei 2011 09:45 WIB
OSO Securities: IHSG Sudah Jenuh Beli
Jakarta - IHSG jumat (13/05/2011) ditutup menguat 23,31 poin atau positif 0,61% berada pada level 3.832,02. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga pada level 6,75 membuat IHSG mampu mengalami penguatan pada hari terakhir perdagangan minggu lalu, data tersebut dipercaya investor dapat mendatangkan atau mempertahankan dana asing yang berada pada instrumen keuangan di Indonesia. Sektor-sektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap penguatan IHSG kemarin adalah sektor konsumer dan sektor manufaktur dimana masing-masing sektor mengalami penguatan 2,07% dan 1,11%.

Dow Jones Industrial Average, Jumat (13/05/2011) mengalami penurunan tajam dengan melemah 100.2 poin atau negatif 0,79% pada level 12.595,57. Setelah musim rilis laporan keuangan yang membukukan hasil yang positif, investor kembali bersikap konservatif dan melihat perkembangan kedepan. Harga minyak yang masih tinggi menjadi ancaman bagi investor untuk melakukan investasi di pasar saham, hal tersebut menjadi pendorong pelemahan DJIA pada hari terakhir minggu lalu.

Prediksi IHSG. IHSG akhirnya memilih untuk rebound pada perdagangan jumat kemarin dan berhasil menembus resistance ke 2 di 3.825 dan ditutup pada level 3.832,02. Volume perdagangan pun hampir sama tinggi dengan volume perdangangan yang terjadi pada hari kamis sebelumnya. Asing kembali mencatatkan posisi beli bersih sekitar Rp190 miliar. Secara teknikal IHSG mulai memasuki posisi jenuh beli sehingga investor harus berhati-hati akan ancaman profit taking. Pagi ini indeks regional Asia rata-rata dibuka melemah mengikuti pelemahan DJIA, HSI turun 0,96%, Nikkei turun 0,83% dan Kospi melemah 0,59%. Kami memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan cenderung negatif dengan posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.825 dan 3.813 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.849 dan 3.871.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads