Pernyataan Bernanke membuat pasar saham kembali terkoreksi. Pernyataan the Federal Reserve Chairman Ben S. Bernanke bahwa proses pemulihan ekonomi Amerika βfrustratingly slowβ membuat pasar saham Amerika kembali terkoreksi. Sebagai tambahan, The Fed dalam Beige Book yang dirilis semalam mengindikasikan pertumbuhan ekonomi mulai melambat terutama pada empat dari 12 district yang di survey oleh the Fed. Kenaikan harga bahan makanan serta bahan bakar dituding sebagai penyebab melemahnya pemulihan ekonomi. Indeks DJIA turun β0.18% ke level 12,048, Nasdaq anjlok β0.97% ke 2,675 dan S&P500 terkoreksi β0.42% ke 1,279.
Proyeksi BI Rate tetap, IHSG kemungkinan menuju level 3,800. (Range: 3,800-3,850). Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 3.825,82, indeks kembali mencoba untuk melewati support level di 3.815 namun akhirnya masih dapat bertahan di atasnya. Stochastic menunjukkan terjadi death cross pada IHSG sementara RSI 14 juga berpotensi memotong ke bawah center line. Hari ini diperkirakan indeks akan akan kembali mencoba untuk melewati EMA 20 hingga mencapai 3.800. Dari makro ekonomi, Bank Indonesia dalam RDG Kamis besok (9/6) kami perkirakan masih mempertahankan BI Rate pada level 6.75%. Turunnya inflasi pada bulan Mei lalu ke level 5.98% yoy (prior 6.16% yoy) kami perkirakan menjadi salah satu pertimbangan BI untuk menahan BI Rate. Selain itu, penguatan rupiah yang sejak awal tahun hingga akhir Mei telah menguat sebesar 5% ke level IDR 8,543 juga menjadi pertimbangan lainnya bagi BI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































