Defisit perdagangan mengecil, S&P500 loncat +0.74%.
Turunnya deficit neraca perdagangan Amerika dari deficit USD 48.2 miliar menjadi deficit USD 43.7 miliar, atau turun 6.7%, membawa angin segar bagi pasar saham Amerika, dimana indeks S&P 500 naik +0.74% ke level 1,289. Sementara itu indeks DJIA juga naik +0.63% ke 12,124 dan Nasdaq +0.35%. Namun demikian kami melihat kenaikan ini masih bersifat sementara karena sejumlah data ekonomi lainnya masih memberikan sinyal kurang bagus. Salah satunya adalah Initial Jobless Claims yang kembali naik +1.2% dari 422 ribu menjadi 427 ribu. Selain itu, dari Jepang dilaporkan 1Q11 GDP turun β3.5%, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar β3.0%. Dan dari Eropa, Bank Sentral Eropa dikabarkan berencana menaikan benchmark rate mereka pada bulan July mendatang, ke level diatas 1.25%. Satu satunya kabar positif dari Eropa adalah mulai tercapainya kesepakatan antara IMF dengan Uni Eropa untuk memberikan pinjaman tambahan kepada Yunani sebesar 45 miliar euro, dimana dengan diperolehnya pinjama n tambahan ini dapat menghindarkan Yunani dari default atas surat utang negara nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah selama 4 hari berturut-turut IHSG selalu gagal melewati support level di 3.815 akhirnya pada perdagangan kemarin indeks ditutup melemah di level 3.806,19. IHSG tampak melewati EMA 20 namun indeks kembali tertahan di atas support pada tren kenaikannya sehingga dimungkinkan hari ini untuk terjadi rebound. Penguatan indeks diperkirakan dapat mencapai resistance level di 3.835 sementara jika indeks kembali melemah kemungkinan mencapain 3.785.
(ang/ang)











































