PO - PT Indo Straits (IS)
PT Indo Straits berencana IPO dengan menawarkan 100 juta lembar saham (18.18% saham). PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO yang dijadwalkan listing pada 12 Juli 2011 apabila mendapat pernyataan efektif dari Bapepam-LK pada 28 Juni 2011. IS merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kelautan serta pelayanan dukungan logistic. Sekitar 36% dana hasil IPO akan dialokasikan untuk pembayaran sebagian utang kepada PT Bank Permata (BNLI) senilai
US$ 12.85 Juta, 50% untuk pembelian mechanical crane dengan daya angkat 30,000 ton per hari senilai US$ 5.8 Juta, dan sisanya untuk modal kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Barito Pacific (BRPT) menjual 500 juta lembar saham (sekitar 10% kepemilikan saham) PT Gozco Plantation (GZCO) pada harga Rp 375 per lembar saham. BRPT masaih memiliki sekitar 41 juta lembar saham GZCO. Tujuan BRPT menjual saham tersebut karena tidak dapat lebih lanjut memiliki saham GZCO sesuai dengan target yang diinginkan agar bisa dikonsolidasikan dengan BRPT.
JSMR - Proyeksi kinerja
Manajemen PT Jasa Marga (JSMR) memperkirakan kenaikan jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol naik menjadi 1.93 miliar kendaraan per tahun dari target awal 1.1 miliar kendaraan per tahun pasca implementasi larangan kendaraan berat dan truk melintasi ruas jalan tol Cawang-Semanggi-Pluit. Larangan tersebut berpotensi memacu pengguna mobil pribadi menggunakan jalan tol. JSMR menargetkan dapat membukukan pendapatan mencapai Rp 4.8 Triliun tahun ini Vs Rp 4.37 Triliun tahun lalu. Tahun ini JSMR menargetkan penyelesaian dua ruas jalan tol yaitu Semarang-Ungaran (11.3 Km), seksi I dari proyek jalan tol Semarang-Solo sepanjang 72.64 Km, dan ruas Waru-Sepanjang (2.3 Km) yang merupakan seksi I dari proyek jalan tol Surabaya-Mojokarto sepanjang 36.3 Km.
MEDC - Rencana emisi obligasi
PT Medco Energi International (MEDC) berencana menerbitkan obligasi senilai US$ 150 Juta yang menawarkan kupon pada kisaran 5.55% hingga 6.05%. Obligasi tersebut terdiri dari dua tahap dimana pada tahap akan diluncurkan obligasi senilai US$ 50 Juta dengan jangka waktu lima tahun. Obligasi tahap selanjutnya akan dilakukan pada 7 Juli 2016 yang kisaran bunganya akan ditetapkan kemudian. Hasil emisi obligasi akan digunakan untuk refinancing utang senilai US$ 90 Juta dan sisanya untuk belanja
modal. Pefindo memberikan peringkat AA dengan outlook negatif terhadap rencana emisi obligasi MEDC.
(qom/qom)











































