Sektor-sektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap penguatan IHSG pada perdagangan kemarin adalah sektor perkebunan dan konsumer, dimana masing-masing sektor mengalami penguatan 2,21% dan 2,16%.
Mayoritas saham di bursa AS ditutup menguat. Dengan demikian, sudah empat hari terakhir, indeks Standard & Poor's 500 mengalami lonjakan karena meredanya kecemasan mengenai krisis utang Yunani. Selain itu, kenaikan tersebut juga dipicu sentimen bahwa The Fed akan menunda pencabutan kebijakan stimulus moneternya. DJIA ditutup naik 109,63 poin atau 0,91% berada pada level 12.190.00
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disamping itu posisi transaksi asing yang masih membukukan beli bersih sekitar Rp300 miliar pada perdagangan kemarin, mengokohkan kembali total net buying asing sejak Januari 2011 sampai dengan kemarin disekitar Rp5 triliun, yang mengindikasikan BEI masih diminati oleh asing. Namun kondisi regional harus tetap diperhatikan sebagai acuan untuk perdagangan jangka pendek.
Pagi ini indeks regional Asia dibuka bervariasi, Nikkei225 dibuka naik 0,69%, STI turun 0,70% dan Kospi menguat 3.78%, kami memperkirakan IHSG akan cenderung menguat pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.783 dan 3.760 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.803 dan 3.813.
(ang/ang)











































