Minyak light sweet diperdagangkan di harga US$ 94.3 per barel setelah Federal Reserve Bank menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang akan berakibat pada turunnya jumlah permintaan terhadap bahan bakar.
IHSG kemarin (22/6) ditutup naik 26 point (+0.71%) ke level 3,821.83 dengan asing tercatat melakukan net buy pada pasar regular sebesar Rp723 miliar dengan saham-saham yang paling banyak di beli a.l. ASII, BUMI, BBRI, INDF dan UNTR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu diwaspadai adanya aksi profit taking menguji garis support di MA20 melihat penguatan yang sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Pada perdagangan hari ini (23/6) IHSG diperkirakan akan bergerak pada range 3,790-3,844 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain MEDC dan BDMN.
News & Analysis
- BRAU : Targetkan Produksi Batu Bara 30 Juta Ton
- ELTY : Superblok Ujung Tombak Bisnis Properti
- MASA : Bagikan Dividen Rp6,1 Miliar Tahun Ini
Economic & Strategy
Economic: Kekhawatiran Yunani Mereda, Harga Tembaga Bersinar
Chart in Focus
BDMN (BoW)
R1: 6,000 S1: 5,800
R2: 6,100 S2: 5,650
MEDC (Spec Buy)
R1:2,450 S1: 2,300
R2: 2,525 S2: 2,225
ASII (SoS)
R1: 60,400 S1: 59,600
R2: 61,000 S2: 59,000
ELTY (SoS)
R1: 152 S1: 144
R2: 158 S2: 139
INDF (Trading Sell)
R1: 5,750 S1: 5,500
R2: 5,900 S2: 5,400
UNTR (Trading Sell)
R1: 23,600 S1: 23,250
R2: 24,000 S2: 23,000
(qom/qom)











































