First Asia Capital: Risiko Pasar Masih Tinggi

First Asia Capital: Risiko Pasar Masih Tinggi

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2011 09:41 WIB
Jakarta - Aksi beli lanjutan pelaku pasar kembali mengangkat level IHSG di atas 3800. IHSG kemarin ditutup naik 26,893 poin ke 3821,832. Aksi beli terutama melanda sejumlah saham sektor energi dan saham unggulan seperti ASII, BMRI dan BBCA.

Kondisi pasar global yang membaik menjadi pemicu utama perbaikan kinerja pasar saham beberapa hari terakhir ini. Pelaku pasar merespon positif perkembangan terakhir krisis utang Yunani. Sementara tadi malam pasar saham global mengalami pelemahan ditandai dengan indeks Dow Jones yang terkoreksi 0,7% atau 80,34 poin ke posisi 12109,67 dan indeks S&P 500 turun dalam besaran persentase yang sama ditutup di 1287,14.

Penurunan ini merespon pernyataan Gubernur The Fed yang merevisi ke bawah angka proyeksi pertumbuhan ekonomi di AS dan mengakhiri program QEII akhir Juni ini. Namun The Fed tetap membiarkan tingkat bunganya pada level saat ini 0-0,25% hingga beberapa pertemuan mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyeksi pertumbuhan ekonomi AS tahun ini diturunkan menjadi 2,7%-2,9% dibandingkan proyeksi April lalu sebesar 3,1% dan 3,3%. Revisi ke bawah ini mengindikasikan ekonomi sedang melambat pertumbuhannya. Salah satu pemicunya adalah Tsunami di Jepang Maret lalu yang berdampak negatif bagi rantai pasokan suku cadang sejumlah manufaktur di AS.

Namun The Fed juga memberikan sinyal akan tetap mendorong pemulihan ekonomi dengan mempersiapkan paket stimulus tahap berikutnya. Hari ini perdagangan saham diperkirakan akan cenderung dilanda aksi jual terimbas respon pasar yang pesimis atas prospek pertumbuhan ekonomi global tahun ini.

Harga sejumlah komoditas akan cenderung melemah merespon melambatnya pertumbuhan permintaan. Pelaku pasar diperkirakan tetap bermain dalam pola trading mengingat resiko pasar yang relatif masih tinggi. Saham-saham sektor konsumsi, utilitas, dan perbankan masih berpeluang dilanda aksi beli selektif. IHSG akan kembali menguji level support di 3780 sedangkan resisten di 3855.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads