OSO Securities: Masuk Area Oversold, Tapi Risiko Tinggi

OSO Securities: Masuk Area Oversold, Tapi Risiko Tinggi

OSO Securities - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2011 09:46 WIB
OSO Securities: Masuk Area Oversold, Tapi Risiko Tinggi
Jakarta - IHSG Rabu (22/06/2011) masih mengalami penguatan dengan positif 26,89 poin atau naik 0,70% berada pada level 3.821,83. Penguatan lanjutan bursa Amerika Serikat manjadi sentimen positif penguatan bursa dunia. Dengan lanjutan penguatan pada transaksi hari kemarin, IHSG mampu kembali berada diatas level psikologis 3.800 yang sudah sempet tertembus dalam beberapa waktu terakhir.

Sektor-sektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap penguatan IHSG pada perdagangan hari rabu kemarin adalah sektor industri aneka dan keuangan. Dimana masing-masing sektor mengalami penguatan 1,24% dan 1,07%.

Setelah ditutup menguat 4 hari berturut-turut, akhirnya saham-saham di AS kembali terkoreksi. Sentimen dari otoritas moneter setempat yang menegaskan akan menghentikan kebijakan moneter ekspansifnya serta mempertahankan suku bunga The FED rate membawa kembali bursa wall street ke zona merah. DJIA ditutup turun 80.,4 poin atau 0,66% berada pada level 12109.70.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara teknikal IHSG masih berpeluang kembali menguat, namun dengan penguatan yang mulai terbatas. Hal ini terlihat dari sinyal short term beberapa indikator teknikal yang menunjukkan IHSG masih berada di oversold area, namun dengan resiko yang mulai meningkat.

Volume perdagangan relatif sama dibanding volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya, mengindikasikan buying power masih ada. Disamping itu posisi transaksi net buying asing sejak Januari 2011 sampai dengan kemarin telah mencapai level disekitar Rp 6 triliun, yang mengindikasikan asing masih agresif melakukan pembelian.

Kami memperkirakan IHSG akan cenderung menguat terbatas pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.813 dan 3.803 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.825 dan 3.843.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads