First Asia Capital: IHSG akan Berkonsolidasi

First Asia Capital: IHSG akan Berkonsolidasi

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 24 Jun 2011 09:11 WIB
Jakarta - Perdagangan saham kemarin berlangsung bervariasi. IHSG akhirnya ditutup flat hanya naik tipis 1 poin setelah pada perdagangan awal sempat melemah 20 poin. Aksi beli selektif terutama atas saham ASII, BBCA, dan ICBP berhasil membuat IHSG ditutup di 3823,650.

Aksi beli tersebut ditopang oleh masuknya dana asing yang mencapai Rp.696 miliar kemarin. Pelaku pasar mengabaikan kekhawatiran prospek perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Sebaliknya mulai memfokuskan perhatian pada pertumbuhan kinerja emiten tahun ini dimana rilis paruh pertama tahun ini akan dimulai pertengahan bulan depan.

Perekonomian nasional sejauh ini dianggap mampu bertahan dan keluar dari tekanan instabilitas perekonomian ditingkat global. Sejumlah indikator makro dan persepsi lembaga pemeringkat internasional menunjukkan tren positif. Peringkat utang Indonesia berpeluang untuk dinaikkan kembali dari level saat ini β€˜BB+’ dengan outlook positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini perdagangan saham diperkirakan masih akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi. IHSG diperkirakan bergerak sekitar 30 poin dengan kecenderungan melemah menyusul meningkatnya kekhawatiran pasar akan perkembangan ekonomi global dan anjloknya harga komoditas energi. Tadi malam indeks Dow Jones kembali ditutup melemah, turun 59 poin (0,5%) setelah pada sesi awal perdagangan sempat anjlok satu persen lebih.

Hal ini dipicu keluarnya data jobless claims yang meningkat di atas perkiraan pasar sebelumnya dan berlanjutnya kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Penjualan rumah baru Mei lalu di AS turun 2,1%.

Harga minyak juuga merosot hingga USD91/barrel menyusul langkah menyusul langkah International Energy Agency (IEA) yang akan mengeluarkan cadangan minyaknya sebanyak 60 juta barrel. Hal ini memicu anjloknya saham sektor energi. Namun anjloknya harga minyak ini akan membuat tekanan inflasi meredah. Hal ini akan menguntungkan perekonomian negara-negara Asia.

Saham-saham sektor konsumsi, perbankan, manufaktur akan lebih diuntungkan dengan pelemahan harga minyak tersebut. Secara teknikal, IHSG kemarin membentuk candle doji star yang mengindikasikan tren jangka pendek akan reversal berpotensi terjadinya short term bearish. Level supportIHSG ada di 3780 dan resisten di 3855.

IHSG 3780-3855


Perhatikan : ASII 61500-58700 Sell

TLKM 7000-7250 Buy

KAEF 240-300 Speculative Buy

HRUM 9100-9500 BUY

BUMI 3025-3225 Buy break 3225 ; stop loss 3175

ENRG 198-215 Buy Break 215 ; stop loss 200

JPFA 4450-4700 Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads