Indosurya: IHSG Bakal Ikut Menguat

Indosurya: IHSG Bakal Ikut Menguat

- detikFinance
Kamis, 30 Jun 2011 07:35 WIB
Jakarta - IHSG menguat 16,85 poin (0,44%) di level 3.830,27. Total volume perdagangan BEI mencapai 4,19 miliar unit saham dengan nilai total Rp 3,22 triliun. Sebanyak 143 saham naik, 100 saham turun, dan 93 saham stagnan. LQ-45 naik 0,42% ke level 678,08 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,41% ke level 527,22.

Indeks sektoral saham mayoritas bergerak menguat diawali pada indeks infrastruktur yang menguat 1,28% ke level 768,63; indeks industri dasar naik 1,01% ke level 399,73; indeks aneka industri naik 0,77% ke level 1.112,12; indeks manufaktur naik 0,69% ke level 888,45; indeks properti naik 0,60% ke level 205,01; indeks konsumer naik 0,42% ke level 1.160,72; indeks keuangan naik 0,20% ke level 498,29; indeks perkebunan naik 0,07% ke kevel 2.284,78. Sementara itu indeks perdagangan melemah 0,03% ke level 518,84 dan indeks pertambangan turun 0,07% ke level 3.223,98. Indeks MBX, DBX, dan ISSI menguat. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp 62,39 miliar dengan total pembelian asing Rp 1,19 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 1.129,09 miliar.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.450 ke Rp 47.650; Astra International (ASII) naik Rp 500 ke Rp 61.550; Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) naik Rp 450 ke level Rp 13.450; Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI) naik Rp 350 ke Rp 29.350; Fast Food Indonesia (FAST) naik Rp 300 ke Rp 10.300; H.M. Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 28.300; XL Axiata (EXCL) naik Rp 250 ke Rp 6.100; Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 ke Rp 9.600; dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 200 ke level Rp 16.850.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG kembali masuk ke area positif jelang libur Isra Mi'raj seiring menghijaunya bursa kawasan regional dan pembukaan bursa kawasan Eropa yang mayoritas positif. Menguatnya bursa saham Jepang yang merespons positifnya bursa saham AS yang dipicu penguatan sektor perbankan dan kabar dukungan Perancis terhadap kesepakatan perpanjangan beberapa obligasi Yunani mengantarkan IHSG kembali ke zona hijau. Selain itu, hasil dari lembaga finansial Morgan Stanley yang meng-upgrade rating bursa saham Indonesia dari underwave ke level marketwave turut berpengaruh positif.

Selama perdagangan, IHSG sempat menembus level 3.838,59 (level tertingginya) menjelang penutupan dan juga sempat menyentuh level 3.813,52 (level terendahnya) di awal sesi II dan akhirnya berhasil bertengger di level 3.830,27. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell .

Pergerakan nilai tukar Rupiah/US$ berdasarkan kurs BI melemah di level Rp 8.623/US$ dari sebelumnya di Rp 8.619/US$. Pergerakan Rupiah sempat menguat tipis dipengaruhi oleh kesepakatan perbankan Perancis dan Jerman untuk ikut me-roll over obligasi Yunani (obligasi yang jatuh tempo ditukar dengan obligasi baru dengan tenor yang lebih panjang dan yield yang menarik). Tetapi, kembali melemah seiring menunggu kepastian voting di parlemen Yunani. Apalagi terjadi demonstrasi menjelang voting tersebut sehingga menimbulkan kekhawatiran dampak terburuk dari hasil voting tersebut serta sikap partai oposisi yang tidak mendukung program penghematan
anggaran tersebut.

Bursa saham Asia Pasifik bergerak menguat pada Selasa (28/6/11) kecuali bursa saham Taiwan, KorSel, dan Pakistan yang dipengaruhi oleh spekulasi terhadap Yunani yang mungkin diperbolehkan memperpanjang beberapa obligasi sehingga mengurangi kekhawatiran penyebaran krisis utang ke seluruh Eropa dan memberikan Yunani kesempatan melalui perubahan struktural APBN nya. Kepercayaan investor juga meningkat didorong oleh berita bahwa bank-bank Perancis telah menyetujui rencana untuk berbagi pembiayaan utang Yunani. Selain itu, penguatan juga didukung oleh kenaikan saham perbankan dan teknologi Jepang serta saham perbankan dan tambang Aussie. Saham-saham perbankan mengalami kenaikan setelah aturan modal baru yang dikeluarkan regulator untuk mendukung sistem perbankan global, tidak terlalu memberatkan seperti perkiraan. Penguatan juga berlanjut pada Rabu (29/6/11) kecuali bursa Hong Kong, China, dan Filipina yang dipengaruhi keyakinan investor terhadap parlemen Yunani akan memenangkan voting paket penghematan. Dari Asia Pasifik laporan ekonomi yang keluar pada Selasa (28/6/11) yaitu Retail Sales Jepang di level -1,3% dari sebelumnya -4,8% dan perkiraan -2,2%. Selain itu, industrial production Thailand sebesar -3,9% dari sebelumnya di level -8,1% dan perkiraan -2,9%. Sementara pada Rabu (29/6/11) dirilis industrial production bulanan Jepang yang naik 5,7% dari sebelumnya 1,6%.

Bursa saham Eropa bergerak menguat pada Selasa (28/6/11) kecuali bursa saham Portugal, Iceland, dan Belgia yang dipengaruhi oleh permohonan PM Yunani meminta parlemen untuk mendukung langkah penghematan. Selain itu, penguatan juga terimbas kenaikan bursa saham AS sebelumnya dimana dipicu penguatan saham-saham perbankan setelah keluarnya aturan modal minimum yang naik menjadi 2,5% dan bukan 3%. Sementara pada Rabu (29/6/11) bursa saham Eropa masih menguat kecuali Iceland yang dipengaruhi harapan pada parlemen Yunani unuk meloloskan usulan penghematan anggaran. Di sisi lain, pada Selasa (28/6/11) dilaporkan indeks GfK Consumer Climate Jerman yang naik menjadi 5,7 dari sebelumnya 5,6; CPI bulanan Jerman naik 0,1% dari sebelumnya 0%; PPI bulanan Italia turun -0,10% dari sebelumnya -0,6%; GDP bulanan Inggris yang tetap 0,5%. Pada Rabu (20/6/11) dirilis penjualan ritel bulanan Spanyol sebesar -5,8% dari sebelumnya -2,1% dan index of service Inggris yang tetap di 0,9%.

Bursa kawasan Amerika mayoritas menguat pada Selasa (28/6/11) kecuali Peru yang dipengaruhi oleh optimisme pasar terhadap solusi krisis utang Yunani dan menjelang laporan emiten Q2-11. Pasar berharap positif terhadap parlemen Yunani yang akan menyetujui program pemangkasan anggaran meskipun hal tersebut telah memicu aksi protes di Yunani. Pada Rabu (29/6/11) masih menguat kecuali Panama dan Peru yang dipengaruhi disetujuinya Parlemen Yunani terhadap paket penghematan untuk 5 tahun ke depan dengan 155 suara mendukung dan 138 suara menentang. Pada Selasa (28/6/11) dirilis beberapa data antara lain, penurunan CB Consumer Confidence menjadi 58,5 dari sebelumnya 61,7 dan kenaikan indeks Richmond Manufacturing menjadi 3 dari sebelumnya -6. Pada Rabu (29/6/11) dirilis pending home sales bulanan sebesar 8,2% dari sebelumnya -11,3% dan persediaan crude oil dan gasoline yang mengalami penurunan.

Pada perdagangan Kamis (30/6) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.802-3.816 dan resistance 3.841-3.853. Candle IHSG membentuk candle menyerupai inverted hammer dimana sebelumnya membentuk candle hampir menyerupai black marubozu . Secara teknikal pola ini memperlihatkan masih adanya potensi penguatan, apalagi upper bollinger band belum tersentuh. Tetapi, masih rentan terhadap sentimen yang beredar. MACD menguat terbatas dengan histogram positif yang memajang. RSI, William's %R, dan Stochastic mulai menyentuh area overbought . Meski rentan terhadap sentimen dan melihat positifnya sentimen yang beredar diharapkan IHSG bisa ikut menguat, apalagi setelah liburan.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads