Sepekan Dow Jones +5.43%, Nasdaq Composite +6.15%, S&P500 +5.61%.
Pada pekan lalu, indeks di bursa Wall Street ditutup menguat dengan penguatan sepekan terbesar selama hampir dua tahun terakhir, dipicu sentimen positif disetujuinya paket penghematan oleh parlemen Yunani serta adanya beberapa data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan. Pada akhir pekan lalu, indeks kembali menguat yang didorong oleh data ISM manufacturing index yang secara tak terduga menguat pada bulan Juni (act 55.3 vs cons 52 vs prev 53.5), mengindikasikan industri mengalami pemulihan setelah sebelumnya terdapat kekurangan suplay komponen dari Jepang yang membuat produksi melambat. Data ISM ini merupakan kejutan yang positif, di saat pertumbuhan manufaktur di China dan Eropa melambat. Sementara itu Yunani diperkirakan akan segera mendapatkan dana bantuan senilai 85 miliar euro, yang merupakan paket bantuan kedua untuk mencegah negara tersebut mengalami default. Pada pekan ini, perhatian investor akan terfokus pada beberapa data ekonomi yang akan dirilis pada pekan ini, y aitu diantaranya ISM non-manufacturing, ADP employment, jobless claims, nonfarm payrolls, unemployment rate, wholesale inventories dan consumer credit. Jika data ekonomi di bawah ekspektasi pasar, diperkirakan akan dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan profit taking, setelah indeks mengalami penguatan signifikan pada pekan lalu. Selain itu, setelah berlalunya kecemasan terhadap Yunani, perhatian investor akan kembali beralih pada masalah defisit dan masalah kenaikan batas hutang AS. Outlook laba emiten juga akan dicermati menjelang memasuki earning season Q2 2011 yang dimulai oleh Alcoa pada 11 Juli. Sementara itu bursa Wall Street akan libur pada hari Senin yaitu peringatan kemerdekaan AS tanggal 4 Juli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks berhasil kembali menguat dan sekaligus kembali membuat rekor baru, penguatan indeks pada perdagangan sebelumnya tampak belum mampu untuk melewati resistance level di 3,950 kendati IHSG sempat mencoba untuk melewatinya. Kemampuan indeks bertahan di atas resistance level memberikan potensi untuk kembali menguat kendati memang akan dibayang-bayangi oleh aksi profit taking. Diperkirakan indeks akan cukup fluktuatif dengan kecenderungan yang masih menguat.
(ang/ang)











































