Jakarta -
Aksi ambil untung investor setelah mengalami penguatan dalam beberapa sesi perdagangan membuat IHSG ditutup di teritori negatif. IHSG kemarin ditutup turun 29,39 poin (0,74%) ke posisi 3924,127. Pelaku pasar memanfaatkan minimnya insentif di pasar buat merealisasikan keuntungan terutama atas sejumlah saham big-caps seperti saham ASII, BBRI dan INDF yang dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya telah mengalami penguatan harga cukup tinggi.
Sedangkan aksi beli terutama melanda saham-saham lapis dua, seperti KIJA dan CPIN. Kemarin investor asing masih mencatatkan nilai pembelian bersih Rp 80,17 miliar dengan nilai transaksi di Pasar Reguler mencapai Rp 3,32 triliun, relatif tipis dibandingkan rata-rata harian pekan kemarin sebesar Rp 3,73 triliun. Saat ini investor sedang mencermati perkembangan lebih lanjut dari data ekonomi AS dan Cina untuk memastikan proses recovery berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Hari ini pergerakan saham masih dalam tren konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Namun apabila terjadi koreksi sifatnya hanya sementara dan relatif terbatas. Pelaku pasar akan kembali mengakumulasi saham-saham unggulan dengan melakukan buy on weakness terutama mengantisipasi keluarnya hasil kinerja paruh pertama tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tadi malam indeks Dow Jones ditutup melemah tipis 0,1% dan harga minyak mentah kembali menguat dimana pagi ini telah mencapai USD97/barrel. Penguatan kembali harga minyak ini bisa memberikans entimen positif atas saham sektor energi terutama tambang batubara. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang relatif tipis sekitar 20-30 poin dengan support ada di 3880-3900 dan resisten di 3950-3960.
(ang/ang)