OSO Securities: Koreksi IHSG Bisa Lebih Banyak

OSO Securities: Koreksi IHSG Bisa Lebih Banyak

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 06 Jul 2011 09:40 WIB
OSO Securities: Koreksi IHSG Bisa Lebih Banyak
Jakarta - IHSG selasa (05/07/2011) akhirnya ditutup melemah, dengan turun 26,39 poin atau negatif 0,74% berada pada level 3.924,12. IHSG yang sudah jenuh beli membuat investor lebih memilih merealisasikan keuntungannya, penurunan pada hari kemarin juga diikuti dengan volume yang cukup besar. Pelemahan IHSG juga terjadi seiring dengan penurunan yang terjadi pada beberapa bursa regional. Sektor-sektor yang menjadi pendorong pelemahan IHSG dalam perdagangan selasa kemarin adalah sektor industri aneka dan sektor manufaktur dimana masing-masing sektor mengalami penurunan sebesar 2,93% dan 1,34%.

Dow Jones Industrial Average (05/07/2011) mengalami sedikit penurunan dengan turun 12,90 poin atau negatif 0,10% pada level 12.569,87. Penurunan terjadi diyakini hanya koreksi teknikal dimana dalam beberapa terakhir DJIA sudah mengalami penguatan cukup besar.

Penutupan IHSG kemarin memberikan konfirmasi terhadap indikator teknikal yang telah memberikan sinyal overbought. Disamping itu pada IHSG juga telah terbentuk pola konvergensi negatif yang mengindikasikan pembalikan arah pada IHSG dimulai, sehingga secara teknikal peluang IHSG untuk melemah cenderung lebih besar. Penurunan kemarin didukung oleh volume perdagangan meningkat tipis dibanding volume yang terjadi pada hari sebelumnya. Sementara total transaksi net buying asing (YTD) naik tipis dan berada pada level sekitar Rp9,7 triliun, mengindikasikan dana asing yang masih berputar di BEI. Pagi ini indeks regional Asia bervariasi, Nikkei225 naik 0,21%, Kospi turun 0,22% dan STI positif 0,02%, melihat pergerakan regional Asia dan indikator teknikal, kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.913 dan 3.892 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.933 dan 3.960.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads