Dow Jones Industrial Average (08/07/2011) mengalami penurunan, dengan melemah 62,29 poin atau negatif 0,49% pada level 12.657,20. DJIA pada akhir minggu lalu harus ditutup melemah, walaupun secara keseluruhan pada minggu lalu DJIA ditutup menguat. Penurunan pada hari terakhir tersebut disebabkan data untuk nonfarm payrolls hanya menguat 18.000 yang dirilis Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat, data tersebut dibawah ekspektasi ekonom yang sebesar 90.000.
Secara teknikal, akibat penutupan jumat lalu terlihat pada indikator stochastic oscillator IHSG yang kembali membentuk golden cross pada posisi yang masih rawan profit taking, sehingga peluang IHSG untuk menguat atau melemah menjadi fifty-fifty. Penguatan jumat lalu juga didukung oleh volume perdagangan yang naik tipis dibanding volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya. Asing mencatatkan kembali transaksi beli bersih sekitar Rp600 miliar, sehingga YTD posisi net buying asing kembali meningkat sekitar Rp12 triliun, hal ini mengindikasikan optimisme asing yang masih tinggi terhadap BEI. Namun kondisi regional harus tetap diperhatikan mengingat pengaruh regional yang cukup tinggi dalam menentukan pergerakan IHSG. Pagi ini indeks regional Asia rata-rata melemah, Nikkei225 turun 0,42%, Kospi turun 0,92% dan STI melemah 0,78%, berdasarkan pergerakan regional Asia dan indikator teknikal kami memperkirakan IHSG akan melemah pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.984 dan 3.960 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 4.010 dan 4.026.
(ang/ang)











































