Beberapa perkembangan terakhir perekonomian global menunjukkan proses pemulihan tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Ini terlihat dari data tenaga kerja di AS yang di bawah harapan pelaku pasar, dimana angka pengangguran naik 9,2% di Juni lalu.
Di Eropa, problem utang kembali menjadi kekhawatiran pasar, dan ditengarai telah merembet ke negara-negara lainnya seperti Italia, Spanyol dan Portugal, menyusul sebelumnya Yunani. Pasar mencemaskan problem utang di negara-negara tersebut berpotensi melahirkan krisis keuangan global baru, terutama potensi gagal bayar sejumlah utang perbankan besar di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pasar komoditas juga mengalami hal yang sama, harga minyak kembali anjlok 1,5% di posisi USD94,99/barrle. Harga nikel dan timah untuk pengiriman tiga bulan di London turun hingga masing-masing 2,94% dan 3,83%. Di pasar Asia pagi ini indeks Nikkei pada sesi awal turun 1,3%. Faktor eksternal pasar yang kurang menggembirakan tersebut akan berimbas negatif pada perdagangan saham hari ini.
Namun di luar sejumkah faktor negatif tersebut, pelaku pasar bisa menaruh harapan positif atas kinerja keuangan emiten paruh pertama tahun ini yang beberapa pekan mendatang mulai dirilis. Saham-saham yang pendapatannya berbasiskan pada pasar domestik berpeluang mencetak pertumbuhan laba di atas rata-rata, seperti sektor industri otomotif, konsumsi, ritel, dan infrastruktur.
Pelaku pasar disarankan melakukan pembelian secara bertahap ketika terjadi koreksi pada level supportnya. Secara technical, IHSG telah berada pada area overbought dan posisi candle kemarin membentuk pola hanging man yang mengindikasikan terjadinya pola reversal untuk jangka pendek. Pergerakan IHSG diperkirakan akan menguji level support di rentang 3925-3955 dan resisten di 4005-4015.
Perhatikan :
ASII 65500-69000 Buy on Weakness
INDF 5600-6000 Sell
BUMI 2950-3100 Trading Buy
TINS 2500-2725 Sell
HRUM 9700-10250 Spec Buy
TLKM 7000-7550 Buy on Weakness
ITMG 44500 49000 Spec Buy
BMRI 7400-8000 Sell on Strength
SGRO 3375β3775 Buy if Break 3600
(ang/ang)











































