Mega Capital: IHSG Cenderung Fluktuatif

Mega Capital: IHSG Cenderung Fluktuatif

Mega Capital - detikFinance
Kamis, 14 Jul 2011 09:40 WIB
Jakarta - IHSG naik +1.09%, pasar perhatikan revisi aturan kepemilikan bank. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +1.09% ke level 3,980 seiring optimisme di pasar regional terkait pertumbuhan ekonomi Cina pada 2Q11 yang naik +9.5% yoy (1Q11 +9.7% yoy). Dengan kenaikan ini pasar tidak terlalu khawatir Cina akan mengalami “hard-landing” terkait rencana pemerintah Cina menekan tingkat inflasi. Semua sektor menghijau, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor industry dasar yang naik +2.47%, diikuti sektor aneka industry +1.75% dan sektor pertambangan +1.36%. Namun demikian, kami melihat rencana Bank Indonesia membatasi kepemilikan, baik investor asing maupun domestic, di perbankan nasional dapat menjadi katalis negative jika aturan baru ini dipersepsikan merugikan investor. Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, pada tanggal 1 July lalu menyatakan akan memberlakukan aturan yang membatasi kepemilikan investor di perbankan nasional sekitar maksimal 50%. Jika aturan ini diberlakukan, kami melihat minimal ada tiga emiten yang akan terpengaruh, yaitu CIMB Niaga (BNGA), Bank Danamon (BDMN) dan Bank International Indonesia (BNII). Saat ini CIMB Group Holdings Bhd. memiliki 96.92% saham BNGA, Sorak Financial Holding Pte memiliki 54.33% saham BNII dan Temasek Holdings Pte memiliki 67.41% saham BDMN.

Pernyataan the Fed angkat Wall Street. Pernyataan gubernur Bank Sentral Amerika, Ben S. Bernanke, di hadapan Kongres bahwa pihaknya akan mengambil tindakan lanjutan, seperti melakukan pembelian atas surat hutang pemerintah, guna mendorong pertumbuhan ekonomi, ditanggapi positif oleh pasar. Semalam indeks S&P500 ditutup naik +0.31%, DJIA naik +.036% dan Nasdaq naik +.054%. Namun demikian kami melihat masih ada bahaya pembalikan arah terkait ancaman Moody’s Investors Service untuk menurunkan peringkat hutang Amerika, baik peringkat hutang pemerintah maupun lembaga keuangan yang memiliki portfolio surat hutang pemerintah, jika pemerintah tidak segera menyelesaikan masalah debt limit. Saat ini surat hutang pemerintah Amerika memperoleh peringkat Aaa oleh Moody’s. Sementara itu dari Eropa, Fitch Ratings menjadi lembaga rating ketiga yang melakukan downgrade atas surat hutang Yunani ke level “junk bonds”. Kemarin Fitch menurunkan surat hutang Yunani menjadi CCC dari B+, mengiku ti Moody’s Investors Service yang pada tanggal 1 Juni lalu menurunkan peringkat hutang Yunani ke Caa1 dan Standard & Poor’s yang pada 12 Juni menurunkan ke CCC.

IHSG cenderung fluktuatif. (Range: 3,955-4,015). Setelah selama 2 hari perdagangan IHSG mengalami pelemahan, pada perdagangan kemarin indeks berhasil ditutup menguat di atas support level pada equidistant channel, hal tersebut menjadikan indeks berpotensi untuk kembali membuat rekor baru atau mencapai resistance level di 4,015. Namun gagalnya indeks melalui resistance level pada retracement berpotensi menahan laju kenaikannya. Hari ini diperkirakan indeks fluktuatif dengan kecenderungan menguji 2 hal sekaligus yaitu support level di 3,965 dan resistance level di 3,980, jika indeks mampu bertahan di atas 3,980 maka peluang mencapai rekor baru masih terjaga, namun jika indeks berada di bawah 3,965, kemungkinan akan konsolidasi.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads