Bursa Wall Street semalam ditutup kembali melemah seiring dengan kekhawatiran potensi gagal bayar surat utang AS dan pernyataan Gubernur The Fed tentang kemungkinan paket stimulus lanjutan yang belum pasti realisasinya. Alhasil, indeks Dow Jones ditutup turun 0,44%; S&P -0,67% dan Nasdaq -1,22%. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup melemah dipicu oleh warning Moody’s terkait potensi gagal bayarnya surat utang AS. Indeks DJ Euro Stoxx -0,73% dan FTSE 100 -1,01%.
Ketidakpastian krisis utang Eropa membuat bursa regional pagi ini dibuka bervariasi dimana indeks KLSE -0,04%; Nikkei +0,30%; STI -0,09% dan KOSPI +0,42%. Pergerakan IHSG masih kami perkirakan berlangsung fluktuatif dan sideways dengan kisaran trading sempit jelang direleasenya laporan keuangan 1H11 dan adanya bayang-bayang krisis Eropa yang dikhawatirkan mulai meluas. IHSG masih berpotensi terjadi koreksi dipicu oleh aksi profit taking investor seiring dengan overboughtnya IHSG. Kisaran trading IHSG hari ini berada pada level 3.978-4.083 dengan saham pilihan antara lain: BUMI, PTBA, BORN, UNTR, PGAS, TINS, BJBR dan BBTN.
(ang/ang)











































