Jakarta - Pada perdagangan kemarin IHSG masih menguat 9,3 poin (0,23%) di level 4.032,5. Total volume perdagangan mencapai 3,87 miliar unit saham dengan nilai total Rp 4,11 triliun. Sebanyak 119 saham naik, 126 saham turun, dan 90 saham stagnan. LQ-45 naik 0,18% ke level 714,48 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,63% ke level 557,39. Dua indeks sektoral motor penggerak indeks anatara lain; indeks aneka industri yang naik 2,69% ke level 1.312,84 dan indeks manufaktur naik 0,86% ke level 969,34. Dow Jones Industrial Average. 5 hari menjelang deadline Presiden Obama mencapai kesepakatan mengenai debt ceiling dan tidak adanya tanda2 kesepakatan tersebut, Partai Republik dan Demokrat sedang menyusun Fallback Plan untuk menghindari default, setelah sempat turun tajam lebih dari 1%, Dow Jones akhirnya ditutup turun -94.57 poin (-0.76%).
Secara teknikal, akibat penutupan kemarin fluktuasi IHSG yang berada di area overbought kembali menunjukkan peningkatan risiko. Volume perdagangan kemarin turun tipis dibanding volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya. Asing mencatatkan transaksi beli bersih sekitar Rp300 miliar, sehingga YTD posisi net buying asing kembali meningkat sekitar Rp12,7 triliun. Pagi ini indeks regional Asia rata-rata melemah, HSI turun 0,24%, Nikkei turun 0,50% dan Kospi menguat, berdasarkan data-data diatas kami memperkirakan IHSG akan cenderung bergerak negatif pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 4.026 dan 4.010 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 4.042 dan 4.055.
(ang/ang)