Lautandhana Securindo: IHSG Cenderung Kena Koreksi

Lautandhana Securindo: IHSG Cenderung Kena Koreksi

Lautandhana Securindo - detikFinance
Selasa, 19 Jul 2011 09:37 WIB
Jakarta - Ditengah koreksi bursa regional, IHSG justru kembali mencetak rekor tertinggi baru pada level 4.032,97 (+0,24%). Aksi profit taking juga mulai terasa sehingga lanjutan penguatan indeks bersifat terbatas. Saham second liner di sektor berbasis aneka industri merupakan penggerak utama penguatan IHSG. Sementara itu, asing membukukan transaksi net buy sebesar Rp 308 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya ASII naik Rp 2.200, BFIN naik Rp 800, MTSM naik Rp 450, dan MDRN naik Rp 400; sedangkan saham-saham top losers antara lain SCPI turun Rp 3.000, ADMF turun Rp 300, DSSA turun Rp 250, dan AMFG turun Rp 250.

Beralih ke AS, bursa Wall Street awal pekan kembali ditutup melemah dipicu oleh jatuhnya harga saham sektor perbankan ditengah keraguan atas penyelesaian krisis surat utang AS maupun Eropa. Saham perbankan AS yang mengalami koreksi signifikan adalah saham Bank of America -2,8% dan Citigroup -1,7%. Sementara itu, hasil stress test perbankan Eropa yang tidak realistik dan kekhawatiran akan gagalnya paket bailout tahap II Yunani merupakan faktor utama pelemahan bursa Eropa semalam dimana indeks DJ Euro Stoxx -1,98% dan FTSE -1,55%.

Untuk IHSG hari ini kami perkirakan berlangsung fluktuatif dan terbatas ditengah situasi global yang tidak menentu dan jelang musim dikeluarkannya hasil kinerja 1H11. Kecenderungan IHSG mengalami koreksi cukup besar yang rawan terhadap aksi profit taking investor akibat overboughtnya indeks. Kisaran trading IHSG hari ini berada pada level 4.008-4.079 dengan saham-saham pilihan yang boleh dicermati, antara lain: BTPN, BJBR, BBTN, TINS, ANTM, PTBA, BORN, BYAN, INDY, UNTR, ASII dan TLKM.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads