First Asia Capital: Sentimen Negatif Pasar Global Masih Tinggi

First Asia Capital: Sentimen Negatif Pasar Global Masih Tinggi

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 19 Jul 2011 09:41 WIB
First Asia Capital: Sentimen Negatif Pasar Global Masih Tinggi
Jakarta - Penguatan sejumlah harga saham sektoral kemarin, meskipun terbatas, masih mampu membuat IHSG ditutup di level tertinggi baru. IHSG ditutup naik 9,298 poin ke posisi 4032,50.

Penguatan ini lebih ditopang saham ASII yang kemarin masih menguat 3% ke posisi Rp.72600. Sementara lebih banyak saham yang mengalami koreksi, yakni 125 saham, ketimbang yang menguat hanya 119 saham.

Ini mengindikasikan pasar mulai jenuh beli dan cenderung melakukan aksi profit taking. Investor asing kemarin masih mencatatkan nilai pembelian bersih sebesar Rp 308 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini perdagangan saham diperkirakan akan cenderung diwarnai aksi jual ketimbang beli. IHSG berpotensi mengalami koreksi setelah dalam empat hari perdagangan terakhir mencatatkan penguatan.

Saham-saham big-caps seperti ASII berpotensi mengalami technical corection. Perkembangan bursa global tadi malam terlihat kurang menggembirakan.

Indeks Dow Jones di Wall Street terkoreksi 94 poin (0,76%) ke posisi 12385,16. Indeks FTSE London turun 1,55% di posisi 5752,81.

Hal ini dipicu meningkatnya kekhawatiran problem utang di Uni Euro yang berpotensi negatif bagi perbankan disana dan persoalan kenaikan paguh utang pemerintah AS yang masih belum mendapatkan kata sepakat.

Hasil stress test perbankan di Uni Eropa pekan lalu menghasilkan ada delapan bank yang gagal lolos dari stress test dan situasi ini membuat kekhawatiran pasar terus meningkat. Akibatnya pelaku pasar kembali menghindari aset beresiko seperti saham dan komoditas.

Sebaliknya pelaku pasar cenderung mencari aset yang dinilai aman dari resiko seperti emas. Ini mengakibatkan harga emas di pasar internasional kemarin kembali naik ke level tertingginya di atas USD1600/t.oz.

Kondisi pasar global yang masih penuh dengan resiko tersebut diperkirakan akan mempengaruhi psikologis pasar hari ini. Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan cenderung bergerak di teritori negatif.

Sementara aksi beli, dinilai cenderung melanda saham-saham lapis dua dan tiga. Namun apabila terjadi koreksi, sifatnya diperkirakan akan sementara dan tidak akan signifikan, mengingat kinerja emiten yang akan tumbuh positif sepanjang tahun ini dan masih kuatnya arus dana asing yang masuk ke dalam negeri.

Investor ritel yang telah membukukan gain dalam sebulan terakhir di atas 5% disarankan melakukan aksi ambil untung. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang sekitar 30-50 poin dengan level support ada di 3980 dan resisten ada di 4050.

Perhatikan :
INTA 730-790 Buy on Weakness
BBRI 6600-7000 Buy
ELTY 150-168 Buy
ADHI 740-790 Buy
UNTR 23450-26000 Buy on Weakness
ADRO 2450-2800 Sell on Strength
BMRI 7400-8000 Sell on Strength
WINS 325-365 Spec Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads