Data perumahan & earnings results mendongkrak Wall Street. Membaiknya data perumahan seperti Housing Starts yang pada bulan Juni lalu tumbuh +14.6%, jauh diatas consensus +2.7%, dan data Building Permits yang tumbuh +2.5% (consensus β2.3%) serta sejumlah earnings results membuat pasar saham Amerika naik. Indeks DJIA dan S&P500 masing masing naik +1.63% sementara Nasdaq loncat +2.22%. Dari earnings results, Apple Inc., IBM Corp., dan Coca-Cola Co. mencatatkan kinerja yang cukup mengesankan, dimana EPS mereka mengalahkan estimasi para analis. Semalam harga saham Apple ditutup naik +0.82%, harga saham IBM +5.7% dan harga saham Coca Cola +3.3%. Hingga saat ini, dari semua emiten yang telah mengumumkan kinerja mereka, sebanyak 85% mengalahkan consensus Wall Street. Selain itu, kesepakatan awal antara White House, kubu Demokrat dan kubu Republik untuk mengurangi deficit anggaran senilai USD 3.7 triliun serta kenaikan pajak, membawa sedikit angin segar bagi para investor. Ji ka kesepakatan awal ini berjalan lancar, maka ancaman Amerika akan mengalami technical default pada awal Agustus mendatang menjadi sirna.
Terbuka peluang IHSG rebound ke 4,045. (Range: 4,000-4,045). IHSG sempat menguji support level di 4,000 pada perdagangan kemarin namun hingga akhir sesi bursa indeks ditutup di level 4,023.42 atau melemah β9.55 poin yang dengan demikian indeks masih mampu berada di atas level psikologisnya. Gagalnya IHSG melewati support level tersebut bepotensi untuk terjadi rebound hari ini yang dimungkinkan untuk mencapai level 4,045 namun jika indeks kembali bergerak melemah, diperkirakan kembali menguji support levelnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































