Indeks sektoral saham mayoritas bergerak menguat diawali pada indeks properti yang naik 4,71% ke level 228,47; indeks perdagangan naik 1,26% ke level 559,37; indeks konsumer naik 0,98% ke level 1.229,41; indeks pertambangan naik 0,77% ke level 3.341,70; indeks manufaktur naik 0,67% ke level 971,76; indeks aneka industri naik 0,54% ke level 1.308,29; indeks industri dasar naik 0,39% ke level 418,46; indeks perkebunan naik 0,40% ke level 2.371,59; indeks infrastruktur naik 0,22% ke level 764,98; dan indeks keuangan naik 0,11% ke kevel 523,23. Indeks MBX, DBX, dan ISSI menguat. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp 7,14 miliar dengan total pembelian asing Rp 1,4 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 1,39 triliun.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 1.400 ke Rp 49.250; Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.350 ke Rp 52.400; Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 500 ke level Rp 127.500; Merck (MERK) naik Rp 500 ke Rp 123.500; Astra International (ASII) naik Rp 450 ke Rp 71.950; Indospring (INDS) naik Rp 400 ke Rp 6.500; Goodyear Indonesia (GDYR) naik Rp 400 ke Rp 10.600; Asahimas Flat Glass (AMFG) naik Rp 300 ke Rp 8.700; dan Indosiar Karya Media (IDKM) naik Rp 260 ke level Rp 1.690.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan nilai tukar Rupiah/US$ berdasarkan kurs BI menguat di level Rp 8.540/US$ dari sebelumnya di Rp 8.558/US$ yang dipengaruhi sikap positif investor terhadap kondisi AS dan krisis utang Eropa yang akan bisa teratasi.
Presiden Obama menyatakan setuju atas proposal yang disampaikan Gang of Six (grup bipartisan yang terdiri dari 6 orang senator). Pasar menilai, hal ini menjadi indikasi akan tercapainya kenaikan batas atas utang AS dari level US$14,29 triliun. Rancangan program yang diajukan Gang of Six adalah pengurangan langsung beban utang US$ 4 triliun. Defisit tahunan akan dipangkas antara US$3,7 triliun-US$4,7 triliun dalam 10 tahun mendatang. Pada 2021, rasio utang pemerintah diharapkan turun sampai 70% dari GDP senilai US$14,66 triliun. Lalu, adanya reformasi perpajakan, reformasi birokrasi, dan pengurangan beban utang sampai US$500 miliar dalam 10 tahun. Selain itu, pasar juga optimis terhadap pertemuan para MenKeu Eropa kamis ini yang akan memberikan solusi atas penyelesaian krisis utang Yunani.
Bursa saham Asia Pasifik mayoritas menguat kecuali bursa saham Cina dan India yang dipengaruhi oleh imbas penguatan bursa saham Eropa dan AS setelah rilis kenaikan sektor perumahan AS; rilis kenaikan kinerja emiten-emiten teknologi; dan optimisme investor terhadap parlemen AS yang akan mencapai kesepakatan pengurangan defisit anggaran setelah Obama mengesahkan rencana pemangkasan utang US$ 3,7 triliun. Rencana tersebut akan menggabungkan kenaikan pajak dan pemotongan belanja. Sentimen positif ini bisa meningkatkan prospek pendapatan bagi eksportir. Dari Asia Pasifik dirilis laporan ekonomi, yaitu MI Leading Index (MoM) Aussie di level -0,1% dari sebelumnya 0,2%.
Bursa saham Eropa mayoritas menguat kecuali Denmark dan Yunani yang dipengaruhi oleh imbas penguatan bursa saham Asia yang merespon kesepakatan pembatasan utang AS. Setidaknya kondisi tersebut bisa menghalau sentimen negatif dari masalah utang internal di kawasan Eropa. Meski alami penguatan.Tetapi, investor masih wait and see menjelang pertemuan para MenKeu Eropa untuk mengatasi krisis utang Uni Eropa pada Kamis (21/7/11). Data ekonomi yang dirilis, yaitu PPI (MoM) Jerman di level 0,10% dari sebelumnya 0 dan Consumer Confidence Eropa di level -11 dari sebelumnya -10.
Bursa kawasan Amerika bergerak mix dengan pelemahan pada indeks DJIA, Nasdaq, dan S&P500. Sementara NYSE Comp. Index, bursa saham Kanada, dan Argentina tercatat menguat. Pergerakan ini dipengaruhi rilis kinerja Goldman Sacs yang meleset dari perkiraan dimana dilaporkan penurunan pendapatan kuartalan dan penurunan data
perumahan karena aturan pinjaman sangat ketat. Banyak yang sudah akan membayar uang muka tetapi ditunda. Warga khawatir harga rumah akan terus turun. Meski proposal pemangkasan defisit dari Gang of Six telah disetujui Presiden Obama namun, Kongres AS belum tentu menyetujuinya. Oleh karena itu, investor masih menantikan keputusan ini di tingkat kongres. Data ekonomi yang dirilis, yaitu MBA Mortgage Applications di level 15,5% dari sebelumnya -5,10%; Existing Home Sales di level 4.770.000 dari sebelumnya 4.810.000; Retail Sales (YoY) Meksiko dilevel 1% dari sebelumnya 4,9%; dan Wholesale Sales (MoM) Kanada di level 1,9% dari sebelumnya -0,1%.
Pada perdagangan Kamis (21/7) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.007-4.029 dan resistance 4.063-4.076. IHSG membentuk spinning tops dimana sebelumnya membentuk hammer. Biasanya setelah terbentuk hammer di atas mengkonfirmasi adanya koreksi namun, karena didukung oleh sentimen positif menjadikan IHSG mampu berbalik arah. MACD masih terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic masih berada di atas area overbought dan bergerak dalam rentang tipis. Meski sentimen positif masih beredar namun, melihat dari pelemahan bursa saham AS dimungkinkan IHSG pun ikut terpengaruh. Apalagi kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk profit taking.
(qom/qom)











































