Mayoritas saham di bursa AS mengalami penguatan. Hal tersebut setelah pemimpin Eropa mengumumkan bantuan untuk Yunani senilai 160 miliar euro atau US$230 miliar. Bantuan ini diberikan untuk menghentikan penyebaran krisis utang Eropa. Selain itu, diskusi antara Obama & Jubir DPR-AS John Boehner yang memungkinkan terjadinya kesepakatan yang termasuk USD3 triliun pemotongan tingkat pengeluaran selama 10 tahun untuk menghindari default beserta tajamnya kenaikan data Philadelphia Fed Index bulan Juli menjadi 3.2 dibandingkan data Juni -7.7 menjadi faktor penguatan tajam pada bursa AS. Indeks DJIA ditutup menguat 1,21% atau 152,50 menjadi 12.724,40.
Secara teknikal, IHSG masih belum bergerak meninggalkan area overbought pada penutupan kemarin, sehingga peluang untuk melemah kedepannya masih ada. Volume perdagangan kemarin hampir sama banyaknya dengan volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya. Asing mencatatkan transaksi jual bersih tipis sekitar Rp6 miliar, sehingga YTD posisi net buying asing masih disekitar Rp12,4 triliun. Pagi ini indeks regional Asia rata-rata menguat, HSI naik 1,11%, Nikkei menguat 0,77% dan Kospi positif 0,59%, berdasarkan data-data diatas kami memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 4.055 dan 4.044 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 4.075 dan 4.086.
(ang/ang)











































