Wall Street kembali anjlok, investor mulai alihkan dana ke emas.
Ancaman terjadinya default pada 2 Agustus mendatang jika kubu Demokrat, White House dan Republik belum juga menyetujui formula kenaikan pagu kredit, membuat investor mulai mengalihkan dananya ke investasi yang dianggap aman seperti emas. Pada perdagangan semalam, harga emas sempat menyentuh level USD 1,624/ounce sebelum pagi ini mulai turun ke level USD 1,614/ounce di pasar Comex. Jika dihitung sejak awal tahun dimana harga emas dibuka pada level USD 1,419/ounce, maka saat ini emas telah naik +14% ytd. Indeks DJIA semalam ditutup anjlok β0.70%, S&P500 β0.56% dan Nasdaq β0.56%. Selain itu, langkah Moodyβs Investors Service melakukan down grade atas surat hutang jangka panjang Yunani ke level Ca, dari sebelumnya Caa1, membuat investor tambah pesimis. Dari data ekonomi, Chicago Fed Activity Index bulan Juni turun β0.46, lebih rendah dari estimasi pasar sementara Dallas Fed Manufacturing Activity bulan Juli juga turun β2.0. Malam ini pasar akan menanti data Consumer Confidence, Richmond Fed Manufacturing Index serta New Home Sales.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin, sempat mencoba untuk melewati support level di 4,080 namun indeks masih mampu bertahan di atasnya, akan tetapi candle yang membentuk hanging man berpotensi untuk kembali membawa indeks bergerak melemah menuju support level pada equidistance channel di 4,070 yang jika level ini dilewati maka dimungkinkan untuk menuju ke 4,045 yang sekaligus berpotensi mematahkan tren naiknya, sementara jika indeks berbalik menguat diperkirakan terbatas pada level 4,115. Hari ini diprediksi indeks fluktuatif dengan kecenderungan melemah.
(ang/ang)











































