Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Kamis, 28 Jul 2011 08:39 WIB
Jakarta - Pada perdagangan Rabu (27/7) Indeks Dow Jones kembali ditutup turun 198.75 point (-1.59%), penurunan terbesar dalam dua bulan terakhir, masih dikarenakan kemelut pagu utang AS yang tak kunjung usai yang dikhawatirkan dapat membuat Paman Sam mengalami default (gagal bayar) atau penurunan peringkat utang AS.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96.96 per barel setelah para spekulan bertaruh pada naiknya jumlah cadangan minyak yang berarti turunnya jumlah permintaan akan minyak yang menandakan melemahnya pertumbuhan ekonomi.

IHSG kemarin (27/7) ditutup naik 41 point (+1.00%) ke level 4,174.11 menyusul keluarnya laporan keuangan semester 1 sejumlah emiten yang tercatat lebih baik dari estimasi semula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asing tercatat melakukan net buy pada pasar regular sebesar Rp394 miliar dengan saham yang paling banyak di beli adalah BBRI, BBNI, UNTR, BMRI dan ADRO.

Secara teknikal, IHSG yang kembali bergerak menguat untuk dua hari berturut-turut membawa candlestick keluar dari garis upper Bollinger band-nya di saat indikator telah memasuki area overbought untuk itu perlu diwaspadai sinyal reversal atau pembalikan arah untuk menyesuaikan posisi IHSG yang telah berada di area overbought.

Pada perdagangan hari ini (28/7) IHSG kami perkirakan akan bergerak konsolidasi pada range 4,133-4,212 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. MAPI, BBRI dan PTBA.

News & Analysis



  • ARNA : Laba Bersih Tumbuh 14% di Semester I
  • INDS : Semester I, Laba Bersih INDS naik 59%
  • MBTO : Laba Bersih Martina Berto Melonjak 102,31%

Economic & Strategy



  • Economy: Krisis Eropa Berpotensi Meningkatkan Capital Inflow
  • Industry: Penjualan Ban Mobil Diproyeksikan Turun 25%.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads