Dow Jones Industrial Average. Walaupun diawal perdagangan Bursa AS sempat positif ditolong bergairahnya data ekonomi yg dikeluarkan seperti: Weekly Jobless Claims yg turun 24,000 unit menjadi 398,000 dibandingkan konsensus 415.000 unit dan secara tidak terduga data penjualan pending home Juni naik 2,4%, kenaikan 2 bulan berturut-turut, tetapi pembalikan arah diakhir jam perdagangan yang tipis membuat Bursa AS kembali terjun bebas didorong kejatuhan saham sektor Telekomunikasi & Industrial dalam perdagangan Kamis (28/7) dimana Dow Jones kembali turun dihari ke-5 sebesar 0.51% akibat kegugupan investor menunggu pengambil suara mengenai debt ceiling pada 2 Agustus yg juga diikuti naiknya The CBOE Volatility Index (VIX/Indeks Ketakutan Investor) ke level tertinggi selama 4 bulan terakhir yakni dilevel 23,74. DJIA ditutup terkoreksi 0,51% berada pada level 12.240,11.
Secara teknikal, IHSG masih tampak berada di area overbought dan sudah menunjukkan arah pembalikan (reversal). Namun trend beberapa minggu terakhir yang mengabaikan faktor teknikal masih mungkin dapat terulang kembali untuk beberapa hari kedepan, sehingga faktor regional dan psikologis pasar masih menjadi penentu penggerak IHSG kedepannya. Volume perdagangan lebih rendah dibanding volume yang terjadi pada hari sebelumnya, Asing mencatatkan transaksi net buying sekitar Rp9,07 miliar, sehingga YTD posisi net buying asing kembali meningkat menjadi sekitar Rp13,4 triliun. Berdasarkan data-data di atas kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 4.133 dan 4.096 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 4.153 dan 4.170.
(ang/ang)











































