Mega Capital: Inflasi Turun, IHSG Berpeluang Naik

Mega Capital: Inflasi Turun, IHSG Berpeluang Naik

- detikFinance
Senin, 01 Agu 2011 08:58 WIB
Jakarta - Naik +0.58%, IHSG sentuh record all time high. Pada perdagangan pekan lalu IHSG kembali mencatatkan record all time high pada level 4,174 sebelum akhirnya IHSG ditutup pada level 4,130, naik +0.58%. Sektor perdagangan, keuangan dan perkebunan menjadi indeks movers dimana sektor tersebut masing masing naik +2.92%, +2.69% dan +2.37%. Adapun sektor yang mengalami koreksi adalah sektor aneka industry –2.71%, sektor industry dasar –2.51% dan sektor infrastruktur –0.77%. Investor asing sendiri selama pekan lalu mencatatkan net buy sebesar IDR 685 miliar. Tampaknya sentimen negative pasar global akibat belum tercapainya kesepakatan untuk menaikan pagu kredit hutang Amerika tidak berimbas ke pasar saham Indonesia. Dari pasar regional, indeks Nikkei terkoreksi –2.95% sementara Hang Seng turun tipis –0.02%. Nilai tukar rupiah kembali menguat +0.23%, ditutup pada level IDR 8,504.

Wall Street anjlok lebih dari -3%.

Alotnya negosiasi antara kubu White House, Senat (yang dikuasai kubu Demokrat) dan DPR AS (yang dikuasai kubu Republik) yang hingga penutupan pasar akhir pekan lalu membuat pasar saham Amerika anjlok. Indeks DJIA turun –4.24% sementara S&P500 terkoreksi –3.94% dan Nasdaq –3.57%. Dari data ekonomi, pertumbuhan ekonomi AS ternyata mulai melemah dibawah harapan pasar, dimana 2Q11 GDP hanya tumbuh +1.3% qoq, turun dibanding 1Q11 yang tumbuh +1.9% qoq. Selain itu, New Home Sales serta Durable Goods Orders juga turun secara tidak terduga. Minggu ini pasar akan menunggu data ISM Manufacture, ISM Non-Manufacture, Factory Orders serta Unemployment Rate.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inflasi turun, IHSG berpeluang naik. (Range: 4,110-4,170).

Minggu ini pasar akan menanti data inflasi, dimana kami proyeksikan inflasi bulan July akan sebesar +0.85% mom atau +4.80% yoy. Angka ini sedikit lebih rendah dari inflasi tahunan bulan Juni yang mencapai +5.54% yoy. Dari technical view, indeks kembali ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya dan juga sempat mencoba melewati support level pada equidistance channel di 4,110 sebelum akhirnya ditutup berada di level 4,130, dengan demikian indeks berpeluang untuk mengalami technical rebound dan dimungkinkan untuk bergerak menuju resistance level di 4,170, akan tetapi jika indeks berbalik melemah maka memungkinkan kembali menguji support level di 4,110.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads