Personal Spending turun, Wall Street anjlok. Pasar saham Amerika kembali ditutup memerah akibat kekhawatiran investor pertumbuhan ekonomi mulai melambat. Jika pada perdagangan dua hari lalu katalis negative adalah turunnya ISM Manufacture, maka pada perdagangan semalam terkoreksinya Personal Spending sebesar –0.2% menjadi pemicu investor melakukan profit taking. Indeks DJIA semalam ditutup terkoreksi –2.19% sementara S&P500 turun –2.56% dan Nasdaq anjlok –2.75%.
IHSG berpeluang kembali turun, investor focus pada data GDP. (Range: 4,140-4,205). IHSG kembali gagal melewati resistance level pada equidistant channel dan ditutup melemah berada di level 4,177, indeks juga sempat menguji support level di 4,145. Sempitnya ruang gerak IHSG memungkinkan indeks bergerak kembali dalam rentang yang cukup tebatas. Hari ini diperkirakan indeks akan kembali melemah dan menguji support level di 4,140, yang jika level tersebut dilewati maka dimungkinkan untuk bergerak menuju support level di 4,110. Dari data ekonomi, pasar akan menanti data 2Q GDP dimana estimasi ekonomi Indonesia dapat tumbuh sebesar +6.50% yoy pada 2Q11 ini, naik dari +6.46% yoy pada 1Q11.
(ang/ang)











































