Mega Capital: Investor Fokus ke Data GDP

Mega Capital: Investor Fokus ke Data GDP

Mega Capital - detikFinance
Rabu, 03 Agu 2011 09:19 WIB
Jakarta - Meski IHSG terkoreksi, asing masih bukukan net buy 688 bio. IHSG pada perdagangan kemarin terkoreksi –0.37% ke level 4,177 terkena imbas negative dari terkoreksinya bursa regional terkait anjloknya ISM Manufacture Amerika. Meski demikian, investor asing sendiri kemarin masih membukukan net buy sebesar IDR 688 miliar. Koreksi terbesar dipimpin oleh sektor perdagangan yang anjlok –1.64%, diikuti oleh sektor industy dasar –1.59% dan sektor manufacture –0.85%. Adapun sektor yang ditutup naik adalah sektor infrastruktur +0.95% dan sektor pertambangan +0.01%. Dari bursa regional, indeks Nikkei turun –1.2%, Hang Seng terkoreksi –1.1% dan Kospi anjlok –2.4%. ISM Manufacture Amerika di bulan July secara tidak terduga turun ke level 50.9 dari sebelumnya 55.3, memicu kekhawatiran pasar melambatnya perekonomian Amerika akan menekan perekonomian sejumlah negara yang menggantungkan perekonomian nya dari ekspor ke Amerika.

Personal Spending turun, Wall Street anjlok. Pasar saham Amerika kembali ditutup memerah akibat kekhawatiran investor pertumbuhan ekonomi mulai melambat. Jika pada perdagangan dua hari lalu katalis negative adalah turunnya ISM Manufacture, maka pada perdagangan semalam terkoreksinya Personal Spending sebesar –0.2% menjadi pemicu investor melakukan profit taking. Indeks DJIA semalam ditutup terkoreksi –2.19% sementara S&P500 turun –2.56% dan Nasdaq anjlok –2.75%.

IHSG berpeluang kembali turun, investor focus pada data GDP. (Range: 4,140-4,205). IHSG kembali gagal melewati resistance level pada equidistant channel dan ditutup melemah berada di level 4,177, indeks juga sempat menguji support level di 4,145. Sempitnya ruang gerak IHSG memungkinkan indeks bergerak kembali dalam rentang yang cukup tebatas. Hari ini diperkirakan indeks akan kembali melemah dan menguji support level di 4,140, yang jika level tersebut dilewati maka dimungkinkan untuk bergerak menuju support level di 4,110. Dari data ekonomi, pasar akan menanti data 2Q GDP dimana estimasi ekonomi Indonesia dapat tumbuh sebesar +6.50% yoy pada 2Q11 ini, naik dari +6.46% yoy pada 1Q11.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads