Dow Jones Industrial Average. Pasca terkoreksi 8 hari berturut2, penurunan terdalam sejak 1978, akhirnya indeks DJIA kembali rebound. Investor AS masih menaruh harapan terhadap The Fed untuk melakukan ekspansi moneter pasca Obama melakukan kebijakan kontraksi fiskal dengan memangkas anggarannya selama 10 tahun yang akan menghambat pertumbuhan ekonomi AS. Penguatan terbatas pada bursa AS juga disebabkan oleh munculnya laporan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada bulan Juli yang menunjukan kenaikan menjadi 66.414 orang dari 41.432 orang pada bulan sebelumnya. Indeks DJIA ditutup naik 29,82 poin menjadi 11.896,40
Penutupan IHSG yang secara teknikal break support di level 4.172 memungkinkan IHSG dapat melanjutkan penurunan pada hari ini, namun kembali faktor regional menurut kami masih menjadi pengaruh terbesar dalam pergerakan IHSG kedepannya. Volume perdagangan kemarin kembali turun dibanding volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya. Asing mencatatkan transaksi net selling sekitar Rp539 miliar, sehingga YTD posisi net buying asing turun menjadi sekitar Rp14 triliun. Pagi ini indeks regional Asia rata-rata menguat, HSI naik 0,41%, Nikkei menguat 1,03% dan Kospi melemah 0,03%, berdasarkan data-data diatas kami memperkirakan IHSG akan cenderung menguat pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 4.121 dan 4.102 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 4.145 dan 4.172.
(ang/ang)











































