Indosurya: IHSG Masih Negatif

Indosurya: IHSG Masih Negatif

Indosurya Securities - detikFinance
Jumat, 05 Agu 2011 09:02 WIB
Indosurya: IHSG Masih Negatif
Jakarta - Semalam bursa Eropa akhirnya ditutup turun setelah merespon kekhawatiran investor terhadap krisis utang di Italia dan Spanyol. Padahal di awal perdagangan, bursa saham Eropa sempat menguat dan data ekonomipun tidak terlalu buruk.

Data ekonomi yang dirilis, yaitu Factory Orders (MoM) Jerman di level 1,8% dari sebelumnya 1,5%; Suku bunga Inggris tetap di level 0,5%; suku bunga Eropa tetap di level 1,5%. Bursa kawasan Amerika mayoritas melemah merespon kondisi ekonomi yang kian melamban serta kekhawatiran akan meluasnya krisis utang di Eropa.

Data ekonomi yang dirilis, yaitu Initial Jobless Claims di level 400.000 dari sebelumnya 401.000; Continuing Jobless Claims di level 3.730.000 dari sebelumnya 3.720.000; Bloomberg Consumer Confidence di level -47,6 dari sebelumnya -46,8; dan Chain Store Sales di level 4,6% dari sebelumnya 6,9%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Jumat (5/8) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.063-4.092 dan resistance 4.154-4.187. IHSG kembali membentuk candle negatif berupa spinning tops. IHSG juga telah membentuk candle negatif selama 3 hari berturut-turut atau membentuk pola three black crows.

Candle juga kian mendekati middle bollinger bands. MACD masih membentuk death cross dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bergerak turun dan menembus area overbought.

Penguatan yang terjadi kemarin tampaknya belum begitu kuat mempertahankan IHSG di area positif. Apalagi semalam bursa saham global masih terkoreksi.

Untuk itu, bagi investor yang berorientasi jangka panjang masih bisa hold untuk saham-saham pilihan yang memiliki fundamental baik. Cermati saham ULTJ, MYOR, INDS, dan GJTL.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads