Dow Jones Industrial Average kamis (04/08/2011) mengalami turun sangat signifikan, dengan melemah 512,76 poin atau turun sebesar 4,31%, penurunan tersebut merupakan penurunan tertinggi semenjak krisis yang terjadi pada tahun 2008. Penguatan harga emas yang sangat tinggi diikuti dengan penurunan yang sangat cepat terhadap harga minyak dan komoditas lainnya menunjukkan kekhawatiran terhadap situasi perekonomian dunia. Hal tersebut menjadi peringatan bagi investor terhadap gelembung yang mungkin pecah suatu saat pada komoditas dan pasar modal dunia yang rata-rata menguat sangat cepat.
Penutupan pasar kemarin membuat resiko IHSG untuk masuk menjadi sedikit berkurang, hal ini terlihat pada indikator stochastic oscillator yang mulai turun berada pada level sekitar 67%, namun tetap masih berada di area overbought. Penurunan kemarin ditunjang oleh volume perdagangan yang meningkat dibanding volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya. Asing mencatatkan transaksi net selling sekitar Rp565 miliar, sehingga YTD posisi net buying asing turun menjadi sekitar Rp13,4 triliun. Pagi ini indeks regional Asia melemah, HSI turun 0,49%, Nikkei melemah 3,57% dan Kospi negatif 3,26%, berdasarkan data-data diatas kami memperkirakan IHSG akan melemah pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 4.109 dan 4.095 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 4.133 dan 4.157.
(ang/ang)











































