Jakarta - Lanjutkan koreksi, IHSG sempat tembus MA200. IHSG kembali mengalami koreksi pada perdagangan kemarin seiring net sell yang dilakukan investor asing sebesar IDR 952 miliar. IHSG sempat menembus MA200 sebelum rebound dan akhirnya ditutup pada level 3,735, terkoreksi β2.99%. Penurunan kemarin terutama dipicu oleh aksi profit taking pada sektor pertambangan, yang turun β4.79% serta sektor barang konsumsi β3.34%. Langkah Bank Indonesia mempertahankan BI Rate pada level 6.75% tidak digubris pelaku pasar. Dari pasar Asia, penurunan terbesar dialami pasar saham Hong Kong, dimana indeks Hang Seng anjlok β5.66%. Sementara itu, indeks Nikkei turun β1.68% dan Shanghai β0.03%.
Pasar tanggapi positif pernyataan the Fed, Wall Street rebound.
Bursa Amerika mengalami rebound pada perdagangan semalam, dimana indeks DJIA naik +3.98%, S&P500 +4.74% dan Nasdaq +5.29%. Salah satu katalis positif yang dilihat pasar adalah langkah the Federal Reserve mempertahankan suku bunga the Fed pada level 0.25%, yang dalam pernyataannya kemungkinan level ini akan dipertahankan hingga pertengahan tahun 2013. Selain itu, the Fed juga menyiratkan akan melakukan sejumlah langkah untuk kembali meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kenaikan bursa Wall Street semalam terutama disokong oleh saham perbankan seperti saham Bank of America yang naik +8.2% serta Citigroup Inc. +13%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG berpeluang rebound. (Range: 3,700-3,860). IHSG kembali melemah pada perdagangan kemarin, sempat mencoba untuk melewati support level di 3,700 yang juga merupakan level dari MA 200, namun akhirnya indeks ditutup di atas level tersebut berada di 3,735 yang apabila hari ini kembali melemah dan melewati MA 200 maka dimungkinkan terjadi perubahan kecenderungan dalam jangka panjang, namun jika IHSG mampu bertahan di atas MA 200 dimungkinkan untuk terjadi rebound pada indeks. Hari ini diperkirakan indeks akan menguat.
(ang/ang)