First Asia Capital: IHSG Berpeluang Menguat

First Asia Capital: IHSG Berpeluang Menguat

- detikFinance
Senin, 15 Agu 2011 09:54 WIB
Jakarta - Sepanjang pekan kemarin IHSG bergerak berfluktuatif dalam rentang yang lebar. Kondisi pasar global yang tidak menentu telah menjadi faktor dominan yang mempengaruhi pergerakan IHSG. Pelaku pasar sempat diterpa aksi panic selling pada awal pekan terlihat dari IHSG yang sempat jatuh hingga 3590,942 (9/8) menyusul koreksi dalam pada sejumlah bursa utama global maupun Asia. Penurunan peringkat utang AS oleh S&P dan spekulasi merembetnya krisis utang di Eropa ke Prancis telah memicu aksi jual di seluruh bursa saham global.

Namun sentimen pasar mulai membaik pada perdagangan akhir pekan setelah sejumlah negara di Eropa melarang praktek short-selling dan di AS pasar merespon positif data penjualan ritel Juli yang naik 0,5% meskipun indeks sentimen konsumen awal Agustus turun ke level terendah sejak tahun 1980. Indeks DJIA di Wall Street akhir pekan lalu naik 1,13% ke 11269,02, dan indeks S&P 500 naik 0,53% ke 1178,81.

Di Eropa, sejumlah indeks bursa utama Eropa ditutup naik di atas 3% pada perdagangan akhir pekan lalu. Sedangkan IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin menguat tipis 0,55% ke 3890,526. Selama sepekan IHSG turun 0,79% dengan investor asing melakukan penjualan bersih Rp.3,32 triliun meningkat dari pekan sebelumnya sebesar Rp.1,4 triliun. Perkembangan pasar global yang mulai membaik akhir pekan kemarin diperkirakan akan berdampak positif bagi perdagangan saham memasuki awal pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG akan kembali berpeluang menguat namun sifatnya terbatas karena akan dibayangi dengan aksi ambil untung. IHSG akan berpeluang menguji level resisten di 3925 dan apabila berhasil tembus maka level 4000 akan dicapai dalam waktu dekat. Sedangkan level support indeks komposit ada di 3850 dengan support kuat ada di 3760. Hari ini sejumlah saham sektor energi dan pertambangan berpeluang mengalami penguatan setelah sejumlah harga komoditasnya kembali rebound. Di luar itu investor bisa mencermati saham perbankan, infrastruktur dan konsumsi.
IHSG 3850-3925

Perhatikan :

  • INCO 3775-3975 Buy
  • ANTM 1940-2050 Buy
  • TINS 2200-2425 Buy Β 
  • BMRI 7100-7450 Buy
  • MEDC 2450-2675 Sell on Strength
  • BJBR 1100-1170 Buy
  • BNBR 64-72 Buy
  • ENRG 200–220 Trading Buy
  • ADMG 690-830 Maintain Buy.
Β 

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads