Khawatir akan resesi, Wall Street anjlok.
Pasar saham Amerika kembali anjlok pada perdagangan semalam, dimana indeks DJIA terkoreksi –3.68%, S&P 500 –4.46% dan Nasdaq –5.22%. Sejumlah factor membuat investor melepas kepemilikan sahamnya. Pertama, perpecahan di tubuh the Fed membuat investor kurang nyaman. Kedua, timbulnya kekhawatiran masalah likuiditas di sejumlah perbankan Eropa, terutama di money market antar bank. Ketiga, sejumlah data ekonomi yang dirilis semalam menunjukan gejala pelemahan ekonomi. Existing Home Sales bulan July ternyata anjlok –3.5% mom padahal pasar mengantisipasi kenaikan +2.7%. Selain itu data Philadelphia Fed Index juga turun –30.7, jauh dari harapan pasar naik +2.0. Dan terakhir, mulai timbulnya ancaman inflasi di Amerika seperti yang tercermin dari naiknya Consumer Price Index di bulan July sebesar +0.5% mom atau +3.6% yoy. Akibat kekhawatiran ini investor kembali memburu emas, dimana semalam emas sempat menyentuh level USD 1,829/ounce.
IHSG kemungkinan melemah. (Range : 3,960-4,060).
IHSG mampu melanjutkan penguatannya dan bergerak menjauhi support level. Pada perdagangan kemarin indeks tampak kembali tertahan berada di resistance level 4,020 yang apabila level ini mampu dilewatinya maka dimungkinkan untuk berlanjut menuju resistance level di 4,060, namun jika gagal maka diperkirakan indeks akan kembali menguji support level di 3,960. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak dengan kecenderungan yang melemah.
(ang/ang)











































