Mega Capital: IHSG Kemungkinan Melemah

Mega Capital: IHSG Kemungkinan Melemah

Mega Capital - detikFinance
Jumat, 19 Agu 2011 09:17 WIB
Jakarta - Naik +1.71%, IHSG kembali ditutup diatas 4,000. Rally selama 6 hari terakhir berhasil mengangkat IHSG kembali ditutup diatas level 4,000 serta diatas MA50. Khusus pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +1.71% ke level 4,020 di tengah anjloknya bursa global, mulai dari Asia, Eropa dan Amerika. Investor asing sendiri kemarin kembali mencatatkan net buying senilai IDR 26 miliar. Semua sektor kecuali sektor property mengalami kenaikan, dimana kenaikan terbesar dicatatkan oleh sektor aneka industry yang naik +3.43%, diikuti oleh sektor manufacture +2.42% dan sektor infrastruktur +2.36%. Adapun sektor property terkoreksi tipis –0.08%. Bursa regional sendiri mengalami koreksi terkait perpecahan di dalam tubuh the Federal Reserve, dimana President the Fed Bank of Philadelphia, Charles Plosser, menyerang kebijakan Bernanke yang mempertahankan suku bunga rendah 0.25% hingga pertengahan 2013. Plosser menyebut kebijakan Bernanke tersebut sebagai “inappropriate policy at an inappropr iate time”. Selain itu, pasar juga khawatir ekonomi global akan kembali masuk ke dalam resesi. Kemarin, Morgan Stanley mereduksi target pertumbuhan ekonomi global menjadi 3.9% dari sebelumnya 4.2%. Indeks Nikkei 225 terkoreksi –1.3%, Hang Seng –0.9%, Kospi –1.7% dan S&P/ASX 200 –1.2%.

Khawatir akan resesi, Wall Street anjlok.

Pasar saham Amerika kembali anjlok pada perdagangan semalam, dimana indeks DJIA terkoreksi –3.68%, S&P 500 –4.46% dan Nasdaq –5.22%. Sejumlah factor membuat investor melepas kepemilikan sahamnya. Pertama, perpecahan di tubuh the Fed membuat investor kurang nyaman. Kedua, timbulnya kekhawatiran masalah likuiditas di sejumlah perbankan Eropa, terutama di money market antar bank. Ketiga, sejumlah data ekonomi yang dirilis semalam menunjukan gejala pelemahan ekonomi. Existing Home Sales bulan July ternyata anjlok –3.5% mom padahal pasar mengantisipasi kenaikan +2.7%. Selain itu data Philadelphia Fed Index juga turun –30.7, jauh dari harapan pasar naik +2.0. Dan terakhir, mulai timbulnya ancaman inflasi di Amerika seperti yang tercermin dari naiknya Consumer Price Index di bulan July sebesar +0.5% mom atau +3.6% yoy. Akibat kekhawatiran ini investor kembali memburu emas, dimana semalam emas sempat menyentuh level USD 1,829/ounce.

IHSG kemungkinan melemah. (Range : 3,960-4,060).

IHSG mampu melanjutkan penguatannya dan bergerak menjauhi support level. Pada perdagangan kemarin indeks tampak kembali tertahan berada di resistance level 4,020 yang apabila level ini mampu dilewatinya maka dimungkinkan untuk berlanjut menuju resistance level di 4,060, namun jika gagal maka diperkirakan indeks akan kembali menguji support level di 3,960. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak dengan kecenderungan yang melemah.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads