Lautandhana: IHSG Bergerak Fluktuatif

Lautandhana: IHSG Bergerak Fluktuatif

- detikFinance
Senin, 22 Agu 2011 09:44 WIB
Jakarta - Bursa regional pada perdagangan akhir pekan serentak ditutup terkoreksi tajam sebagai akibat sentimen negatif potensi resesi ekonomi global terkait dengan kekhawatiran kondisi kesehatan perbankan zona Eropa. IHSG sendiri ditutup melemah signifikan sebesar 4,4% pada level 3.842,75 yang disertai dengan keluarnya dana asing sebesar Rp 1,7 triliun. Saham sektor aneka industri dan manufaktur tercatat membukukan koreksi yang paling tajam dan mengkontribusi pelemahan indeks. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 600, DKFT naik Rp 290, TGKA naik Rp 100 dan SOBI naik Rp 50; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 6.650, GGRM turun Rp 3.000, ITMG turun Rp 2.250 dan UNTR turun Rp 1.600.

Bursa Wall Street dan Eropa pada perdagangan akhir pekan ditutup melemah signifikan yang dipicu oleh aksi jual saham sektor teknologi dan keuangan seiring dengan kekhawatiran potensi terjadinya resesi global dan krisis utang zona Eropa yang disertai pula keraguan investor terhadap kondisi kesehatan perbankan Eropa. Indeks Dow Jones ditutup melemah sebesar 1,6% di level 10.817,65 sedangkan S&P 500 dan Nasdaq ditutup masing-masing melemah sebesar 1,5% dan 1,6%. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx -2,2% di level 2.341,84 dan FTSE 100 -1% di level 5.040,76.

Bursa regional awal pekan ini terpantau dibuka melemah dimana indeks KLSE -0,6%; Nikkei -0,4%; STI -1,0% dan KOSPI -1,1%. Bursa regional pada perdagangan akhir pekan serentak ditutup terkoreksi tajam sebagai akibat sentimen negatif potensi resesi ekonomi global terkait dengan kekhawatiran kondisi kesehatan perbankan zona Eropa. IHSG sendiri ditutup melemah signifikan sebesar 4,4% pada level 3.842,75 yang disertai dengan keluarnya dana asing sebesar Rp 1,7 triliun. Saham sektor aneka industri dan manufaktur tercatat membukukan koreksi yang paling tajam dan mengkontribusi pelemahan indeks. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 600, DKFT naik Rp 290, TGKA naik Rp 100 dan SOBI naik Rp 50; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 6.650, GGRM turun Rp 3.000, ITMG turun Rp 2.250 dan UNTR turun Rp 1.600.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Wall Street dan Eropa pada perdagangan akhir pekan ditutup melemah signifikan yang dipicu oleh aksi jual saham sektor teknologi dan keuangan seiring dengan kekhawatiran potensi terjadinya resesi global dan krisis utang zona Eropa yang disertai pula keraguan investor terhadap kondisi kesehatan perbankan Eropa. Indeks Dow Jones ditutup melemah sebesar 1,6% di level 10.817,65 sedangkan S&P 500 dan Nasdaq ditutup masing-masing melemah sebesar 1,5% dan 1,6%. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx -2,2% di level 2.341,84 dan FTSE 100 -1% di level 5.040,76.

Bursa regional awal pekan ini terpantau dibuka melemah dimana indeks KLSE -0,6%; Nikkei -0,4%; STI -1,0% dan KOSPI -1,1%. Untuk hari ini, kami perkirakan IHSG bergerak fluktuatif dan berpotensi melemah kembali dengan kisaran trading pada level 3.711-3.913. Investor masih tetap disarankan untuk mencermati saham-saham unggulan berfundamental yang bagus, seperti: ASII, UNTR, ADRO, PGAS, BUMI, JSMR, SMGR, INTP, BBRI dan BMRI.
Investor masih tetap disarankan untuk mencermati saham-saham unggulan berfundamental yang bagus, seperti: ASII, UNTR, ADRO, PGAS, BUMI, JSMR, SMGR, INTP, BBRI dan BMRI.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads