Akibatnya investor melepas sebagian portofolio sahamnya. Indeks komposit pada perdagangan akhir pekan lalu merosot hingga 4,43%, atau 178,246 poin ke posisi 3842,748. Penurunan indeks ini hampir menyamai apa yang terjadi pada perdagangan 5 Agustus lalu, ketika itu indeks turun 4,86% dalam sehari. Penurunan IHSG akhir pekan kemarin membuat indeks komposit selama sepekan turun 1,23%. Nilai penjualan bersih asing pada perdagangan akhir pekan kemarin meningkat mencapai Rp.1,74 triliun. Ini membuat asing selama tiga pekan berturut-turut sepanjang Agustus ini mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp.6,42 triliun, menghapus nilai pembelian bersih sepanjang Juli sebelumnya yang mencapai Rp.5,21 triliun.
Sementara itu gejolak di pasar saham global masih terus berlangsung terlihat dari indeks Dow Jones di Wall Street selama empat pekan berturut-turut mengalami koreksi hingga berada di bawah 11000 akhir pekan lalu atau telah terkoreksi sekitar 14,7% dari posisi akhir pekan ketiga Juli yang masih di 12681,16 (22/7). Sedangkan IHSG dalam periode yang sama terkoreksi 6,9%. Sebaliknya harga emas dalam periode tersebut melonjak hingga 15,7% dari USD1601,3/toz (22/7) menjadi USD1852,6/t.oz (19/8).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang lebar sekitar 60-100 poin dengan level support akan diuji di kisaran 3750-3805 dan resisten di 3855-3920. IHSG 3750-3920 .
Perhatikan :
- BMRI 6650-7200 BuyΒ
- BNBR 62β68 Buy on Weakness
- ADRO 2150-2275 Buy on Weakness
- TLKM 7300-7700 Buy
- SMCB 1880-1950 Buy on Weakness
- PGAS 3225-3375 Buy on Weakness
- BUMI 2550β2800 Trading Buy
- ASII 65400-68200 Maintain Buy.











































