FAC: IHSG Bergerak di Rentang yang Lebar

FAC: IHSG Bergerak di Rentang yang Lebar

- detikFinance
Senin, 22 Agu 2011 09:51 WIB
Jakarta - Bursa saham Indonesia kembali terimbas sentimen negatif pasar global menyusul meningkatnya kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi di AS dan Uni Eropa. Peningkatan kekhawatiran ini menyusul memburuknya perkembangan ekonomi di AS dan krisis utang di Uni Eropa. Di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar, anjloknya IHSG akhir pekan lalu juga dipicu pernyataan Morgan Stanley dalam risetnya yang menurunkan target penguatan IHSG akhir 2011 dari 13% menjadi 1% dengan outlook positif.

Akibatnya investor melepas sebagian portofolio sahamnya. Indeks komposit pada perdagangan akhir pekan lalu merosot hingga 4,43%, atau 178,246 poin ke posisi 3842,748. Penurunan indeks ini hampir menyamai apa yang terjadi pada perdagangan 5 Agustus lalu, ketika itu indeks turun 4,86% dalam sehari. Penurunan IHSG akhir pekan kemarin membuat indeks komposit selama sepekan turun 1,23%. Nilai penjualan bersih asing pada perdagangan akhir pekan kemarin meningkat mencapai Rp.1,74 triliun. Ini membuat asing selama tiga pekan berturut-turut sepanjang Agustus ini mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp.6,42 triliun, menghapus nilai pembelian bersih sepanjang Juli sebelumnya yang mencapai Rp.5,21 triliun.

Sementara itu gejolak di pasar saham global masih terus berlangsung terlihat dari indeks Dow Jones di Wall Street selama empat pekan berturut-turut mengalami koreksi hingga berada di bawah 11000 akhir pekan lalu atau telah terkoreksi sekitar 14,7% dari posisi akhir pekan ketiga Juli yang masih di 12681,16 (22/7). Sedangkan IHSG dalam periode yang sama terkoreksi 6,9%. Sebaliknya harga emas dalam periode tersebut melonjak hingga 15,7% dari USD1601,3/toz (22/7) menjadi USD1852,6/t.oz (19/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini mengindikasikan pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko dan memilih aset yang dinilai lebih aman dari ancaman krisis ekonomi seperti emas. Mengingat ancaman resiko pasar yang masih tetap tinggi, pelaku pasar disarankan tetap bermain dalam pola trading. Indeks komposit diperkirakan akan cenderung berfluktuatif dipengaruhi pergerakan bursa kawasan. Investor disarankan melakukan pembelian di saat harga mengalami koreksi dalam pada saham-saham emiten yang mengandalkan pertumbuhannya pada pasar domestik, seperti sektor konsumsi termasuk otomotif, ritel, perbankan, infrastruktur, properti dan industri semen. Saham-saham di sektor tersebut relatif lebih tahan terhadap gejolak pasar global.

IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang lebar sekitar 60-100 poin dengan level support akan diuji di kisaran 3750-3805 dan resisten di 3855-3920. IHSG 3750-3920 .

Perhatikan :

  • BMRI 6650-7200 BuyΒ 
  • BNBR 62–68 Buy on Weakness
  • ADRO 2150-2275 Buy on Weakness
  • TLKM 7300-7700 Buy
  • SMCB 1880-1950 Buy on Weakness
  • PGAS 3225-3375 Buy on Weakness
  • BUMI 2550–2800 Trading Buy
  • ASII 65400-68200 Maintain Buy.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads