OSO Securities: IHSG Mixed Cenderung Menguat

OSO Securities: IHSG Mixed Cenderung Menguat

- detikFinance
Rabu, 24 Agu 2011 09:45 WIB
Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (23/8), ditutup menguat 40,848 poin (1,06%) ke level 3.880,464. Indeks LQ 45 juga menguat 8,170 poin (1,21%) ke level 685,997. Transaksi bursa mencapai 137.394 kali pada volume 6,5 miliar lembar saham senilai Rp 4,8 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 64 saham turun dan 76 saham stagnan.

Dow Jones Industrial Average, Bursa AS akhirnya kembali mengalami penguatan yang cukup signifikan di tengah beberapa data ekonomi yang tidak sesuai estimasi seperti data new home sales serta indeks aktifitas pabrik yang minus 10 poin akibat melemahnya tingkat pemesanan dan pengapalan. Naiknya indeks di bursa AS disebabkan oleh optimisme investor akan segera diumkannya QE3 pada Jum'at mendatang oleh The Fed. Indeks DJIA ditutup naik 2,97% menjadi 11176,76.

Prediksi IHSG. Penutupan IHSG kemarin membuat pola pada candlestick yang terjadi sehari sebelumnya menjadi valid, sehingga secara teknikal IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatan kembali pada hari ini. Penguatan kemarin didukung oleh volume perdagangan yang meningkat dibanding volume yang terjadi hari sebelumnya. Asing mencatatkan transaksi jual bersih tipis sekitar Rp66 milyar, sehingga YTD posisi net buying asing kembali turun berada dilevel sekitar Rp5,5 triliun. Pagi ini
indeks regional Asia bervariasi, HSI turun 0,39%, Nikkei menguat 0,03% dan Kospi negatif 1,72%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data-data diatas kami memperkirakan IHSG akan mixed dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.842 dan 3.813 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.890 dan 3.908.

Highlight News



  • Kinerja manufaktur China mengalami pelemahan
  • Pengangguran ancam perekonomian Asia
  • ADRO akuisisi MIP senilai USD222,5 Juta
  • Juli 2011, volume penjualan CPO AALI naik 20,1%
  • INDF catat kenakan penjualan sebesar 20,53 pada Semester I 2011
  • BUMI berencana buyback saham senilai Rp3,9 triliun
(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads