Semalam bursa di AS tutup karena adanya Holiday Labor Day. Paling tidak saat ini market lebih melihat situasi Eropa yang kian memburuk, di mana Jerman akan mengeluarkan suatu regulasi yang akan membatasi kebebasan Pemerintah Jerman untuk ikut serta membantu negara-negara Eropa lain yg sedang terkena krisis, seperti: Yunani, dalam program bailout bersama.
IHSG yang berjalan relatif sideways sekitar seminggu terakhir perdagangan masih berpotensi untuk menguat, hal ini terlihat dari beberapa indikator teknikal yang memperlihatkan IHSG masih berada pada area jenuh jual. Namun penguatan kemarin tidak didukung oleh volume perdagangan dimana volume perdagangan kemarin turun dibanding volume perdagangan yang terjadi pada hari sebelumnya, Asing kali ini membukukan transaksi beli bersih tipis sekitar Rp59 milyar, sehingga YTD posisi net buying asing kembali naik tipis menjadi sekitar Rp4,3 triliun. Pagi ini indeks regional Asia melemah, STI turun 1,18%, Nikkei melemah 1,20% dan Kospi negatif 0,93%, berdasarkan data-data diatas kami memperkirakan IHSG akan cenderung melemah pada perdagangan hari ini. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.841 dan 3.813 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.890 dan 3.912.
(ang/ang)











































