Khawatir Eropa memburuk, bursa global terkoreksi. Bursa saham global, mulai dari Asia, Eropa dan Amerika, kembali terkoreksi pada perdagangan kemarin, dimana kekhawatiran investor atas masalah krisis hutang Eropa kembali mencuat. Kekalahan partai Kanselir Jerman Angela Merkel serta pertikaian antara pemerintah Yunani dengan IMF membuat pasar berspekulasi komitmen lembaga international tersebut atas penyelesaian masalah hutang Eropa akan berkurang. Ujung ujungnya, pasar khawatir perekonomian Eropa akan kembali terpuruk dan masuk dalam masa resesi. Dari Asia dilaporkan indeks Nikkei 225 anjlok -2.2%, Kospi -1.1% dan Shanghai -0.3%. Ke Eropa, indeks DAX turun -1% sementara CAC -1.1%. Dan dari Amerika, indeks DJIA turun -0.9% serta S&P 500 -0.7%. Dari data ekonomi Amerika, ISM Service Index bulan Agustus secara tidak terduga naik ke level 53.3.
IHSG cenderung menguat (Range : 3,855-3,920). IHSG kembali ditutup menguat setelah sempat menguji support level di 3,825, penguatan ini menegaskan eksistensi indeks berada di atas support level 3,855, namun demikian hingga saat ini indeks belum mampu keluar dari masa konsolidasinya. Kemampuan IHSG bertahan di atas support levelnya memberikan peluang terjadinya technical rebound yang membawa indeks bergerak menuju resistance level di 3,920, sementara jika indeks berbalik melemah kemungkinan akan kembali menguji support level di 3,855/3,825. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan yang menguat.
(qom/qom)











































