Mega Capital: IHSG Fluktuatif Cenderung Menguat

Mega Capital: IHSG Fluktuatif Cenderung Menguat

- detikFinance
Rabu, 07 Sep 2011 08:27 WIB
Jakarta - IHSG ditutup naik +0.362% meski investor asing net sell 402 miliar. IHSG pada perdagangan kemarin mencatatkan kenaikan sebesar +0.62% ke level 3,889 meski investor asing masih mencatatkan posisi net sell sebesar IDR 402 miliar. Rendahnya inflasi bulan Agustus yang masih di bawah 1% mom, dimana inflasi yoy hanya sebesar 4.79%, membuat investor berspekulasi Bank Indonesia tidak akan menaikan BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur besok (8/9). Kenaikan terbesar dicatatkan oleh sektor pertambangan yang naik +1.49% dan diikuti oleh sektor barang konsumsi +0.95% dan sektor industry dasar +0.94%. Adapun sektor keuangan merupakan satu satunya sektor yang terkoreksi sebesar -0.23%. Dari sisi emiten, berita mulai beroperasinya kembali produksi minyak MEDC di blok Area 47 Libya membuat harga saham emiten tersebut naik +3.2% ke 2,400. Sementara itu, harga saham PGAS kembali terkoreksi -0.9% ke 2,750 setelah BP Migas kembali meminta manajemen PGAS untuk membeli gas dari produsen dalam negri de ngan harga diatas USD 3/mmbtu. Sekedar mengingatkan, berdasarkan riset kami harga beli gas PGAS dari produsen domestic saat ini berkisar USD 1.2-1.8/mmbtu.

Khawatir Eropa memburuk, bursa global terkoreksi. Bursa saham global, mulai dari Asia, Eropa dan Amerika, kembali terkoreksi pada perdagangan kemarin, dimana kekhawatiran investor atas masalah krisis hutang Eropa kembali mencuat. Kekalahan partai Kanselir Jerman Angela Merkel serta pertikaian antara pemerintah Yunani dengan IMF membuat pasar berspekulasi komitmen lembaga international tersebut atas penyelesaian masalah hutang Eropa akan berkurang. Ujung ujungnya, pasar khawatir perekonomian Eropa akan kembali terpuruk dan masuk dalam masa resesi. Dari Asia dilaporkan indeks Nikkei 225 anjlok -2.2%, Kospi -1.1% dan Shanghai -0.3%. Ke Eropa, indeks DAX turun -1% sementara CAC -1.1%. Dan dari Amerika, indeks DJIA turun -0.9% serta S&P 500 -0.7%. Dari data ekonomi Amerika, ISM Service Index bulan Agustus secara tidak terduga naik ke level 53.3.

IHSG cenderung menguat (Range : 3,855-3,920). IHSG kembali ditutup menguat setelah sempat menguji support level di 3,825, penguatan ini menegaskan eksistensi indeks berada di atas support level 3,855, namun demikian hingga saat ini indeks belum mampu keluar dari masa konsolidasinya. Kemampuan IHSG bertahan di atas support levelnya memberikan peluang terjadinya technical rebound yang membawa indeks bergerak menuju resistance level di 3,920, sementara jika indeks berbalik melemah kemungkinan akan kembali menguji support level di 3,855/3,825. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan yang menguat.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads